SETOR DAURI

Santri di bagi beberapa kelompok, minimal satu kelompoknya 6-12 orang, kemudian santri berjajar panjang dan setiap santri harus memperdengarkan bacannya kemudian ditashih oleh ustadznya baru dihafalkan secara bergantian.

AGENDA TASMI 10-30 JUZ

Agenda tasmi ini bertahap dari 5 juz terlebih dahulu, 10 juz hingga 30 juz. sedangkan agenda tasmi harian yakni 1 juz tujuannya agar hafalannya mengalir seperti alfatihah

PROGRAM WEEKEND QURANI

Program weekend qurani ini dilaksanakan setiap akhir pekan, yakni sabtu - minggu. dengan menu kegiatan ziyadah, murojaah, setor hafalan, tahadjud 2-3 juz, muhadloroh dan taujih dari para musyrif GRQ

HAFLAH PONDOK TAHFIZH GRQ

Kegiatan haflah ini di laksanakan ketika santri sudah menyelesaikan hafalannya 30 juz, dalam acara tersebut santri harus menyetorkan hafalan terakhirnya kepada musyrif di depan jamaah dan santri lainnya.

PHOTO BERSAMA

PESERTA TASMI' AKHWAT PADA GEBYAR PEKAN PARADE TASMI GENERASI RABBANI QURANI

PROGRAM IFTHOR SENIN KAMIS PONDOK TAHFIZH GRQ

Bismillah Alhamdulillah yg dgn nikmatnya sempurnalah segala kebaikan. Mari kita raih pahala yg luar biasa ... pahala amal sholeh dgn memberikan ifthor utk para penghafal quran. Semoga kita mendapatkan apa yang dijanjikan Rasulullah saw : "Barangsiapa memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti mereka tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. " HR Ibnu Hibban no 1736 . Shohih

Social Networks

Random Posts

Recent Posts

Recent in Sports

Recent comments

About me

Follow by Email

Sponsor

Most Popular

Thursday, June 30, 2016

Rahasia 700 Kata dalam Al-Quran


Oleh: Anab AfifiPenulis Ayat-ayat yang Disembelih

UNTUK bisa lancar berbicara dalam bahasa Arab, dibutuhkan minimal penguasaan 1.500 kata. Dengan modal vocabulary sebanyak itu, maka secara alami akan bertambah terus ketika didayagunakan dengan cara berbicara, membaca beragam bacaan dan menulis.
Tetapi, mungkin Anda akan terkejut. Al Qur’an yang berisi 6236 ayat, 114 surat, dan 30 juz itu, hanya membutuhkan 700 kata untuk berbicara tentang tauhid, keimanan, kehidupan, akhirat, sains, sejarah, alam semesta baik mikro maupun makro kosmosnya, hukum dan seluruh aspek kehidupan.
Inilah bukti kehebatannya. Dengan 700 kata yang penggunaan kata-kata berulang-ulang itu, justru menjadi rahasia kedalamannya.
Secara struktur, 700 kata itu menghasilkan berbagai ilmu yang tak habis-habisnya digali. Mulai dari mantiq (logika), dialektika, uslub (diplomasi), dan ilmu komunikasi.
Secara bahasa, 700 kata itu melahirkan kaidah tata bahasa (nahwu – shorof), dan balaghoh (sastra) tingkat tinggi.
Secara bunyi, 700 kata itu melahirkan ilmu baca atau qiro’ah dan tajwid. Ilmu qiroah itu sendiri bercabang hingga 7 madzhab yang disebut qiroah sab’ah.
Dari 700 kata itu telah menghasilkan ribuan penjelasan berupa hadist-hadist. Dan dari 700 kata itu pula, lahir beragam ilmu yang ditulis dalam puluhan ribu judul kitab.
Penggunaan 700 kata ini, sekaligus mengajarkan tentang cara berpikir sederhana melalui keringkasan kalimat-kalimat yang justru mampu menguraikan kompleksitas berbagai persoalan dengan mudah. Ungkapan “sebaik-baik tulisan adalah yang singkat dan padat”, sebetulnya belajar dari cara berpikir Qur’an.
Dari 700 kata ini, kita belajar tentang literasi. Tentang teknik menulis yang baik. Konsep penulisan piramida terbalik itu, sebetulnya belajar dari cara Qur’an menulis pesan..
The last but not least. Kitab dengan 700 kata ini telah menyelamatkan bahasa Arab dari kepunahan karena pengaruh kebudayaan yang terus berubah dinamis.
Ini bukan semata misteri. Tetapi menjadi bukti akan i’jaz atau kehebatan kitab ini.
Selama 1.400 tahun sejak turun hingga hari ini, selalu ada saja manusia yang ingin melecehkan kehebatan ilmu ini.
Namun, yang ada adalah semakin tampak kebodohan mereka karena tidak satupun yang bisa meniru apalagi menandinginya walau satu ayat.
Lalu, apa maksud tulisan ini?
Bukan untuk apa-apa. Bacalah…bacalah… resapilah…pahamilah…ambil lautan ilmunya lalu tulislah. Sebab, selama 1.000 tahun ini umat Islam telah tertidur pulas. [] Sumber Islampos.

Tuesday, June 28, 2016

10 Manfaat Wakaf Bagi Masyarakat, Diri Sendiri dan Orang Lain


Apakah Anda pernah mendengar tentang istilah wakaf? Manfaat memeluk agama islam akan sangat dekat dengan istilah ini. Wakaf sering digambarkan dengan sebuah bentuk tanah yang digunakan untuk membangun atau mendirikan bangunan yang biasanya digunakan untuk beberapa sarana seperti sarana fasilitas keagamaan, kesehatan dan kepentingan lain.
Pengertian Wakaf
Istilah wakaf sebenarnya berasal dari bahasa Arab yaitu “waqafa” yang berarti berhenti atau menahan. Pengertian wakaf menjadi lebih bervariasi karena didasarkan pada kategori pengertian yang umum maupun yang khusus. Berikut ini adalah beberapa pengertian wakaf di lihat dari beberapa sudut pandang dalam islam :
  • Imam Nawawi, mendeskripsikan bahwa wakaf adalah sebuah benda yang manfaatnya ditujukan untuk banyak orang dengan status bahwa benda tersebut tetap menjadi miliknya. Tujuan wakaf dalam istilah ini sebagai usaha untuk mendekatkan hubungan antara Allah dengan orang yang berniat memberikan wakaf.
  • Syaikh Umairah, mengatakan bahwa wakaf adalah memberikan sebagian harta kepada golongan tertentu dan dipergunakan sesuai dengan ijin yang telah diberikan oleh pemiliknya. Pemakaian wakaf hanya sebatas ijin dari pemiliknya dan harus persetujuan pemiliknya.
  • Imam Syarkhasi, mengatakan bahwa wakaf adalah menghentikan beberapa harta tertentu dari status kepemilikan orang lain.
Menurut peraturan Perundang-undangan no 41 (tahun 2004) disebutkan bahwa wakaf adalah sebuah kesepakatan antara pemilik harta benda yang diberikan kepada sebuah golongan untuk digunakan dengan aturan waktu tidak terbatas atau sesuai batasan tertentu. Pemakaian wakaf harus sesuai dengan tujuan yang telah disepakati seperti untuk mendirikan bangunan tempat ibadah atau kepentingan lain yang berhubungan dengan ibadah atau kepentingan agama.
Tujuan wakaf adalah memberikan sebagian atau seluruh harta benda kepada golongan tertentu atau ahli yang sudah ditunjuk yang digunakan untuk kepentingan umum atau untuk masyarakat secara luas. Berikut ini adalah manfaat wakaf yang dilihat secara umum :
  1. Menimbulkan jiwa sosial yang tinggi. Wakaf seperti manfaat sedekah yang bisa menjadi salah satu sarana untuk melatih jiwa sosial sehingga yang memiliki harta benda lebih banyak bisa memberikan kepada yang kaum yang tidak mampu.
  2. Membantu orang lain yang mendapatkan kesulitan. Manfaat wakaf yang diberikan kepada seseorang yang memiliki kesulitan, misalnya berupa manfaat tanah yang diberikan untuk orang yang kesulitan dan keadaan yang payah sehingga tidak memiliki tempat tinggal.
  3. Membuat seseorang menjadi sadar bahwa semua harta benda yang dimiliki bersifat tidak kekal. Manfaat agama dalam kehidupan manusia dalam ini, berhubungan dengan harta yang kita miliki juga harus dibagi dengan orang lain atau ada sebagian hak orang lain dalam harta kita.
  4. Wakaf berhubungan bahwa untuk mendapatkan kehidupan akherat yang kekal bisa diselamatkan dari kehidupan saat masih ada di dunia. Manfaat wakaf bisa menjadi bekal untuk mendapatkan kehidupan akherat yang lebih baik.
  5. Amalan wakaf yang tidak terputus meskipun sudah meninggal dunia menjadi salah satu sarana amalan yang bisa membuat manusia selamat di dunia dan akherat.
  6. Wakaf juga bermanfaat untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan kehidupan dan sarana yang lebih baik. Wakaf bisa digunakan untuk mendirikan atau membuat fasilitas yang umum sehingga bermanfaat untuk umum. Hal ini seperti manfaat qurban yang membantu masyarakat kurang mampu, agar mendapatkan asupan gizi daging yang sehat.
  7. Wakaf yang dijalankan bisa mencegah perselisihan dalam masyarakat. Adanya masalah kesenjangan sosial terkadang membuat beberapa masyarakat merasa iri atau ingin memiliki harta yang sama. Hal ini tentu tidak bisa didapatkan karena Tuhan telah memberikan rejeki dengan ukuran dan takaran yang berbeda. Wakaf menjadikan manfaat hidup rukunantara masyarakat antara orang kaya dan miskin terjalin dan berjalan seimbang.
  8. Wakaf mempererat tali persaudaraan. Hubungan masyarakat antara orang yang kaya dan miskin biasanya akan mengalami kesenjangan karena perbedaan derajat yang masih dipandang oleh masyarakat. Ketika orang yang kaya memberikan wakaf untuk digunakan secara umum maka orang yang kekurangan juga bisa merasakan sarana secara umum. Tindakan ini dapat membuat hubungan masyarakat yang lebih harmonis. Hal ini juga diajarkan dalam islam yakni dalam manfaat zakat
  9. Manfaat wakaf membuat orang yang sedang kesulitan bisa keluar dari masalah. Mengelola wakaf sesuai dengan manfaat yang sudah disepakati akan membuat golongan atau masyarakat tertentu memiliki beban yang lebih ringan.
  10. Wakaf mendorong pembangunan di semua bidang ilmu. Wakaf telah meningkatkan pembangunan di segala bidang sesuai dengan tujuan pemakaian wakaf. Wakaf banyak digunakan untuk mendirikan beberapa sarana yang digunakan dalam jangka waktu yang panjang seperti asrma sekolah, sekolah, yayasan pendidikan atau fasilitas lain.

Wakafku Tabunganku


Assalamu 'alaikum
Alhamdulillah WAKAF ASRAMA III PONDOK TAHFIZH GRQ tlh terkumpul s/d 27 Juni 2016:
Rp 58.420.000 dari kebutuhan Rp 400jt. Kekuranganya Rp 341.580.000,-
Mohon doa dari semua ikhwah smg "ASRAMA III PONDOK TAHFIZH GRQ" bisa segera terlunasi.
WAKAF Rp 3.920.000-/m2(tanah&bangunan)
Wakaf a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani melalui:
>bjb no 0033642393100
>BRI no 074901024530532
konfirmasi transfer ke :
082126976323
Ketik: wakaf#nama#alamat#HP#tgl#Bank#jumlah wakaf
salam GRQ- Jafar Sidiq
mohon bantu Share ke ikhwah smg menjadi jln kebaikan. jzklh khoirol jazaa









Saturday, June 25, 2016

Tidak Sempat Baca Al Quran di Bulan Ramadhan, Bagaimana Hukumnya?


TANYA: Ustadz, di bulan Ramadhan ini saya berniat untuk mengkhatamkan Al Quran, tapi ternyata pekerjaan saya semakin banyak dan sibuk. Bahkan saya jarang sekali membaca Al Quran. Apa yang harus saya lakukan?
Jawab: Alhamdulillah, dikutip dari Islamqa. Kami memohon kepada Allah ta’ala semoga membantu kita dalam mengingat, mensyukuri dan baik dalam beribadah kepada-Nya. Yang diharapkan bagi seorang muslim, menggabungkan antara kebaikan dunia dan akhirat. Jangan meninggalkan dunia, dengan merusaknya dengan alasan menggapai akhirat. Jangan juga menghadapi dunia dan berpaling dari akhirat. Bahkan maksudnya dari dunia adalah berbekal darinya untuk akhirat. Dunia bukan dunia untuk menetap, bahkan ia cuma sekedar tempat lewat, dimana seseorang pasti akan berpindah ke akhirat.
Seorang mukmin yang berakal adalah dia yang siap untuk perpindahan itu, oleh karena itu Nabi sallallahu alaihi wa sallam ditanya ‘Siapa yang paling cerdas dan paling kuat dari kalangan manusiia? Maka beliau bersabda:
أكثرهم ذكراً للموت ، وأشدهم استعدادا له
(رواه الطبراني وحسنه المنذري في الترغيب والتهذيب، رقم 4/197 والهيثمي في مجمع الزوائد، 10/ 312 و قال العراقي في “تخريج أحاديث الإحياء، رقم 5/194 : إسناده جيد ، وذكره الألباني في “ضعيف الترغيب، رقم 1964)
“Orang yang paling sering mengingat kematian, dan yang paling siap untuk itu.”
(HR. Thabrani, dihasankan oleh Munziri dalam kitab Targib wa Tarhib, 4/197, Haitsami di ‘Majma’ Zawaid, 10/312. Al-Iroqi mengatakan dalam ‘Takhrij Ahadits Al-Ihya’, 5/194, sanadnya baik. Disebutkan oleh Al-Albany dalam ‘Dhaif Targib, no. 1964).
Maka harus siap untuk hari kematian, disana tempat yang menetap. Kami memohon kepada Allah agar dikumpulkan di tempat tetap yang penuh rahmat. Selayaknya bagi orang muslim mengggabungkan antara amalan dunia dan amalan akhirat. Seseorang membutuhkan tempat tinggal, harta, pakaian, makanan dan minuman. Agar dapat menghidupkan badannya. Begitu juga membutuhkan iman yang benar, shalat, puasa, zikir kepada Allah Ta’ala, bacaan Al-Qur’an dan berbuat baik kepada manusia dan lainnya agar dapat menghidupkan hatinya.
Allah berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُم (سورة الأنفال: 24)
“Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu.”) QS. Al-Anfal: 24)
Seorang muslim membutuhkan bacaan Al-Qur’an di bulan Ramadhan dan selain Ramadhan. Selayaknya dia mempunyai wirid harian dari Al-Qur’an Karim, agar dapat menghatamkan Qur’an –paling lama setiap empat puluh hari sekali- sementara di bulan Ramadhan, yang diminta lebih dari itu. Karena ia termasuk musim ketaatan yang terbaik. Dan bacaan Al-Qur’an.
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ (سورة البقرة: 185)
“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran.” (QS. Al-Baqarah: 185)
Anda dapat mengambil bagian dari hari anda satu jam untuk membaca dua juz lebih dari Al-Qur’an. Sehingga anda dapat mengkhatamkan dua atau tiga kali dalam sebulan. Memungkinkan bagi anda mengambil kesempatan dari waktu yang anda habiskan di kendaraan. Hendaknya mushaf bersama anda tidak berpisah di tangan anda. anda akan dapat mengkhatamkan berkali-kali dalam waktu yang singkat. Kalau kejadiannya terus menerus, memungkinkan bagi anda membuat kesepakatan dengan pemilik kerja, agar mengurangi waktu kerja, meskipun gajian dikurangi, Allah akan menggantikan yang lebih baik lagi. Memungkinkan juga bagi anda mengambil liburan di sepuluh malam akhir atau sebagiannya. Yang penting anda bersemangat dalam mengambil faedah dalam bulan yang mulia ini sesuai dengan waktu dan kesempatan anda. kesempatan masih terbuka. Dan hari-hari masih ada.
Kami memohon kepada Allah agar kita dapat mempergunakan dalam ketaatan kepada-Nya. Kalau tidak memungkinkan mengurangi jam kerja, atau mengambil cuti beberapa hari. Maka anda dapat mengambil faedah dari waktu anda semampu anda. kalau Allah mengetahui kesungguhan anda dalam membaca Al-Qur’an kalau bukan karena kerja, maka akan diberi pahala sesuai dengan niat anda. semoga Allah memberikan taufik kepada anda sesuai yang dicintai dan diridhai.
Wallahu a’lam. []

Thursday, June 23, 2016

Mencari Lailatul Qodar di 10 Malam Terakhir Ramadhan

RAMADHAN telah memasuki hari ke-18, itu artinya Ramadhan kali ini kurang lebih menyisakan 12 hari lagi. Sudah sepatutnya kita lebih menggencarkan ibadah kita di Bulan yang penuh berkah ini, karena belum tentu Ramadhan yang akan datang kita masih diberikan kesempatan lagi untuk merasakannya.
Menjelang akhir Ramadhan, Rasulullah SAW biasanya lebih fokus beribadah, terutama sepuluh malam terakhir. Hal ini sebagaimana yang disebutkan ‘Aisyah,
كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا دخل العشر شد مئزره وأحيا ليله وأيقظ أهله
Artinya, “Nabi Muhammad SAW ketika memasuki sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan memilih fokus beribadah, mengisi malamnya dengan dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk ikut beribadah,” (HR Al-Bukhari).
Berdasarkan hadits ini, dapat disimpulkan bahwa sepuluh malam terakhir Ramadhan merupakan waktu yang terbaik untuk beribadah. Sebagian ulama mengatakan, Rasulullah SAW meningkatkan kesungguhannya beribadah pada sepuluh malam terakhir dibandingkan malam sebelumnya.
Menurut Ibnu Bathal, hadits ini menginformasikan kepada kita bahwa malam lailatul qadar terdapat pada sepuluh malam terkahir Ramadhan. Karenanya, Rasulullah SAW lebih fokus beribadah pada malam tersebut dan menganjurkan umatnya untuk melanggengkan ibadah di malam sepuluh terakhir.
Karena kita tidak tahu secara pasti kapan terjadinya malam lailatul qadar, usahakan setiap malam di sepuluh terakhir diisi dengan memperbanyak ibadah. Usahakan tidak ada satu malam pun yang tidak dihiasi dengan ibadah, supaya malam lailatul qadar tidak terlewatkan. Semoga kita diberi kesempatan untuk bertemu dengan malam terbaik itu. Wallahu a’lam. []

Ingin Didoakan Malaikat? Sedekahlah

Sedekah merupakan perbuatan yang mulia. Dan, perilaku mulia ini akan bernilai lebih di mata Allah SWT jika dilakukan di bulan Ramadhan. Bahkan, malaikat pun ikut mendoakan orang yang memberi makanan atau minuman kepada orang yang berbuka puasa.
SEDEKAH berarti memberikan sebagian dari harta yang kita miliki kepada orang lain yang membutuhkannya. Jika kita mampu bersedekah pada orang lain, tentu kita pun akan mendapatkan reward dari Allah SWT. Tetapi, reward tersebut tidak akan kita dapatkan jika kita tidak melakukannya dengan ikhlas. Maka, sedekahlah dengan penuh keikhlasan.
Di bulan yang penuh berkah ini, merupakan momen yang pas bagi kita untuk bersedekah. Sebab, bulan Ramadhan merupakan bulan yang paling berbeda dari bulan-bulan lainnya. Kita akan merasakan nikmat yang lebih apabila melakukan perbuatan baik di bulan ini.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Sedekah yang paling utama ialah sedekah di bulan Ramadhan,” (Diriwayatkan At-Tirmidzi. Hadis ini dhaif).
Sedekah di bulan Ramadhan merupakan hal utama. Maka, selagi kita mampu untuk memberi pada orang lain, maka lakukanlah. Selagi Allah SWT pun memberi kesempatan kepada kita merasakan bulan penuh berkah ini, maka sedekahlah. Sebab, selain kita dapat membuat orang lain merasa bahagia, kita pun akan berbahagia. Mengapa? Sebab, jika kita bersedekah di bulan Ramadhan, maka limpahan pahala orang yang berpuasa dapat kita peroleh.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa memberi makanan untuk berbuka puasa kepada orang yang berpuasa, ia berhak atas pahalanya tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa,” (Diriwayatkan Ahmad dan At-Tirmidzi. Hadis ini shahih).
Selain limpahan pahala, kita juga akan didoakan oleh malaikat lho! Tentu Anda menginginkannya bukan? Ya, jadi tunggu apalagi, sedekahlah di bulan Ramadhan. Maka, insya Allah, malaikat akan mendoakan kebaikan bagi Anda.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa memberi makanan atau minuman untuk berbuka puasa kepada orang yang berpuasa dari harta yang halal, maka para malaikat mendoakannya di jam-jam bulan Ramadhan dan Jibril juga mendoakannya di malam lailatul qadar,” (Diriwyatkan Ath-Thabrani dan Abu Asy-Syaikh).
Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling dermawan, dan beliau sangat dermawan di bulan Ramadhan ketika dikunjungi malaikat Jibril. (Diriwayatkan Al-Bukhari) []
Referensi: Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim/Karya: Abu Bakr Jabir Al-Jazairi/Penerbit: Darul Falah

Monday, June 20, 2016

Kurma = Ta’jil?


KURMA menjadi primadona di bulan ramadhan. Bagaimana tidak, buah manis asal Timur Tengah ini banyak dijadikan menu untuk berbuka puasa di bulan ramadhan. Namun, tak sedikit yang mengatakan kurma itu ta’jil. Tepatkah pendapat itu?
Kurma sebagai makanan berbuka puasa memang cukup populer. Dan memang ada hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW berbuka puasa dengan menu kurma.
عَنْ أَنَسٍ أن النبي كَانَ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلىَ رُطَبَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٍ فَتُمَيْرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنَ المَاءِ
Dari Anas bin Malik ia berkata, “Rasulullah berbuka dengan rutab sebelum shalat, jika tidak terdapat rutab, maka beliau berbuka dengan tamr, jika tidak ada beliau meneguk air”. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Istilah ruthab (رطب) sebenarnya bermakna kurma juga, namun berbeda dengan kurma yang sering kita lihat. Ruthab adalah kurma yang masih muda, segar, berair, dan tentu saja menyehatkan.
Sedangkan istilah tamr (تمر), itulah kurma yang sering kita temukan. Selain hadits di atas, juga ada hadits lainnya :
عَنْ سَلْمَانَ بْنَ عَامِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللهِ قَالَ : إِذَا أَفْطَرَ أَحَدُكُمْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى تَمْرٍ فَإِنَّهُ بَرَكَةٌ فَإِنْ لَمْ يَجِدْ تَمْرًا فَالمَاءُ فَإِنَّهُ طَهُوْرٌ

Dari Salman bin Amir radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Bila kalian berbuka puasa, maka berbukalah dengan kurma, karena kurma itu barakah. Kalau tidak ada kurma, maka dengan air, karena air itu mensucikan.” (HR. Abu Daud dan At-Tirmizy)
Dari hadits di atas tidak ada penjelasan bahwa kurma itu sama dengan ta’jil. Namun, lebih kepada menu berbuka puasa yang dicontohkan Nabi SAW dan dianjurkan untuk muslim. Lantas, apa itu ta’jil?
Asal kata ta’jil itu dari ‘ajjala – yu’ajjilu – ta’jilan (عجّل – يعجّل – تعجيلا), yang berarti mempercepat atau mendahulukan. Maksudnya mempercepat makan atau berbuka puasa dari shalat Maghrib.
Seharusnya ketika masuk waktu Maghrib, kita shalat Maghrib dulu. Tetapi berhubung kita sedang berpuasa, maka Allah SWT dan Rasulullah SAW mengganti aturannya. Bukan shalat dulu yang jadi prioritas tetapi justru makan terlebih dahulu. Sehingga makna ta’jil itu sebenarnya adalah memprioriaskan makan dari pada shalat.
Dasarnya dari hadits berikut ini :
لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الفِطْرَ
Dari Sahl bin Saad bahwa Nabi SAW bersabda, ”Umatku masih dalam kebaikan selama mendahulukan berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dengan demikian kurma itu bukan ta’jil tapi menu yang digunakan Nabi SAW untuk mempercepat makan setelah terdengar adzan maghrib. Wallahu’alam. []

Sunday, June 12, 2016

Pengabdian santri GRQ pada kegiatan sanlat 1437 H


Jum'at 10 juni 2016, santri grq mulai disibukan dengan program kegiatan SANLAT RAMADHAN 1437 H, kegiatan ini diadakan oleh DKM Masjid Annur Villa Bandung Indah Cileunyi Bandung, SANLAT RAMADHAN  ini sudah rutin dilaksanakan di dua tahun terakhir, banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan tersebut menjadi respon positif dan menyemarakn ramadhan di tahun ini. Semoga pengabdian dan kebaikan-kebaikan  santri-santri GRQ ini akan terus dirasakan oleh masyarakat luas hingga yaumul akhir Amin...


Saturday, June 11, 2016

Muhammad Ali, Wajah Islam Sesungguhnya



PADA saat umat Islam di Amerika menghadapi cemoohan dan kefanatikan anti Islam, legenda tinju Muhammad Ali dikenang sebagai wajah damai Islam.


“Dengan hal-hal yang terjadi dewasa ini, di sebagian besar waktu, Anda akan melihat di media citra buruk tentang umat Islam,” kata Hamza Shah, seorang dokter di Louisville, di mana Ali dibesarkan dan pertama kali memulai karir tinjunya.

“Satu-satunya orang yang memiliki citra baik, itu adalah Muhammad Ali. Ia mencerminkan Islam sebenarnya,” tambah Shah.

Ketika Trump memicu kemarahan publik, tatkala ia menyarankan larangan bagi Muslim untuk memasuki Amerika. Ali membantahnya.

“Kita sebagai umat Islam harus berdiri teguh menentang mereka yang menggunakan Islam untuk agenda kepentingan pribadi mereka sendiri,” kata Ali dalam tegurannya.

“Saya meyakini bahwa para pemimpin politik kita harus menggunakan posisi mereka untuk memahami Islam, dan menjelaskan bahwa para pembunuh sesat itu memiliki pandangan sesat tentang Islam yang sebenarnya.”

“Dia berdiri sebagai orang yang membawa kebenaran, dan negara-negara Muslim melihat orang-orang yang tidak hanya benar saja, tetapi juga memiliki rasa kasih dan sayang,” kata Syed Hussein Shaheed, imam yang berbasis di Chicago.

Ali dihormati di seluruh dunia Muslim, dari Pakistan hingga ke Indonesia, dari Arab Saudi hingga ke Malaysia dan seluruh Afrika. Atas nilai-nilai yang dianut dan disebarkan.

Setelah peristiwa 11 September, insiden tahun 2001 di New York dan Washington, Ali menyorot tajam sikap pemerintahan Amerika atas tindakan mengkategorikan semua Muslim sebagai “ekstremis”.

“Islam adalah agama damai. Tidak mengajarkan terorisme atau membunuh orang,” katanya.

“Aku marah, karena dunia hanya melihat kelompok pengikut Islam yang menyebabkan kerusakan ini, mereka bukanlah Muslim sesungguhnya. Mereka adalah rasis fanatik yang menyebut diri mereka Muslim, yang melegalkan pembunuhan ribuan nyawa,” tegas Ali.

Dia mengulangi pesan dalam menanggapi ocehan Trump, “Muslim sejati tahu bahwa kekerasan kejam yang disebut jihad Islam, sangat bertentangan dengan ajaran agama kami.”

“Untuk semua pendukung Donald Trump yang berkata bahwa mereka mencintai Muhammad Ali, akan tetapi mereka membenci umat Muslim, pahami bahwa Muhammad Ali adalah seorang Muslim yang taat yang menjalankan agamanya dengan sungguh-sungguh,” kata Sanders, capres Amerika. []


Friday, June 10, 2016

Tenanglah, Allah Pasti Menjawab Doamu



Aku akan menjawab seruan orang yang berdoa ketika berdoa kepadaKu (Q.S al-Baqoroh:186)

DALAM ayat ini Allah menjelaskan bahwa semua doa dari hambaNya pasti dijawab oleh Allah. Karena setiap doa hamba pasti dijawab oleh Allah, maka tidak akan pernah ada ruginya orang yang berdoa.

Jawaban Allah terhadap doa seorang hamba bisa dalam bentuk:
1. Allah segerakan terkabulnya doa.
2. Allah simpan doa itu sebagai perbendaharaan pahala di akhirat
3. Allah halangi suatu keburukan atau marabahaya menimpa dia, sesuai kadar yang
setara dengan permintaan yang dimintanya. Artinya, dengan adanya doa tersebut, meski tidak secara langsung terlihat hasil seperti yang diminta, ia terhindar dari suatu keburukan dengan sebab doa itu.

Salah satu dari ketiga hal itu bisa tercapai jika seseorang berdoa dengan doa yang tidak mengandung dosa atau memutuskan silaturrahmi. 

“Tidaklah seorang muslim berdoa dengan suatu doa yang tidak mengandung dosa atau memutuskan silaturrahmi kecuali Allah akan beri salah satu dari 3 hal: Bisa saja Allah segerakan terkabulnya doa, atau Allah simpan sebagai perbendaharaan pahala di akhirat, atau Allah palingkan darinya keburukan semisal (yang diminta dalam doa). Para Sahabat berkata: Kalau begitu, kami akan memperbanyak (doa). Rasul bersabda: Allah lebih banyak lagi.” (H.R atTirmidzi, Ahmad, dishahihkan oleh al-Hakim dan dinyatakan bahwa sanad-sanadnya jayyid(baik) oleh al-Bushiry).
Referensi: Ramadhan Bertabur Berkah/Karya: Abu Utsman Kharisman/Penerbit: Pustaka Hudaya

Sunday, June 5, 2016

AGENDA RAMADHAN 1437 H PONDOK TAHFIZH GRQ




Friday, June 3, 2016

PENGUMUMAN KELULUSAN TES SUSULAN CALON SANTRI BARU GRQ PERIODE 2016-2017




Catatan : 
Kami sampaikan selamat kepada para santri yang telah mengikuti ujian test dan dinyatakan lulus. 
Santri yang dinyatakan lulus harus sudah datang di PONDOK TAHFIZH GENERASI RABBANI QURANI pada hari senin tanggal  18 Juli 2016 dengan melengkapi hal-hal sebagai berikut :

A. Datang bersama orang tua / wali
B. Menyerahkan Berkas Persyaratan
1. Menyerahkan surat sehat dari doktrer, yang menyatakan tidak mengidap penyakit berat
2. Menyerahkan photo copy KTP & KK 
3. Menyerahkan IJAZAH ASLI terakhir
4. Menyerahkan photo 3x4 2 lembar 
5. Menandatangani MOU
6. Mewakafkan 1 buku berkualitas dalam bahasa indonesia atau arab
7. Membawa Materai 3 lembar  

B. Perlengkapan Pribadi
8. Membawa qur’an standar timur tengah
9. Membawa perlengkapan pribadi
a.     Baju Gamis Putih bagi ikhwan
b.     Selimut
c.     Seprai
d.     Sarung Bantal
e.     Peralatan makan dari bahan melamin / plastik
f.      Kempis minum
g.     Ember

Wednesday, June 1, 2016

Fujiansyah sukses sabet Juara 1 Gol 30 Juz MHQ tingkat Prov Kalbar


Kubu Raya Bidik Juara MTQ ke-26 Kalbar

Penyelenggaraan Musabaqah Hifdzul  Quran (MHQ) ke-26, Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung 23-28 Mei 2016, resmi ditutup oleh Lensus Kadri Mewakili Gubernur di Arena utama MTQ ke-26 di Kabupaten Kubu Raya.

Alhamdulilah dalam penyelenggaraan Musabaqah Hifdzul  Quran (MHQ) ke-26 ini Ananda Fujiansyah Al-Hafizh Santri GRQ Asal Kalimantan diusianya 17 tahun meraih juara Ke 1 MHQ Tingkat Provinsi golongan 30 Juz, dengan diraihnya prestasi tersebut semoga memberikan motivasi untuk santri lainnya di Pondok Tahfizh GRQ, jaga niat dan tetap rendah hati,selalu istiqomah dalam menjaga Hafalannya hingga yaumul akhir amin... (ref. Admin )