Social Networks

Random Posts

Recent Posts

Recent in Sports

Recent comments

About me

Follow by Email

Sponsor

Random Posts

Most Popular

Sabtu, 05 Maret 2016

PILIH MANA ? PESIMIS ATAU OPTIMIS ?



Sumber : Rizki Muzakar
Oleh       : kang abdul Hahha
****
Dalam realitas kehidupan tidak semua orang memiliki kepribadian yang optimis. Sangat banyak orang membentuk dirinya menjadi pribadi pesimis. Orang-orang pesimis menularkan kekuatan pesimis kepada orang-orang di sekitarnya. Akibatnya, orang-orang optimis yang belum terlalu kuat untuk bermental optimis, pada akhirnya menjadi terpengaruh dan ikut-ikutan menjadi pesimis. Tapi tidak dengan santri yang satu ini, ia bernama Rizki mudzakar hidayatullah berasal dari Pengalengan bandung, diusianya yang akan memasuki 13 tahun ia memiliki cita-cita mulia yaitu hafal QUr’an 30 Juz.
            Sempat tidak pede untuk menghafal Al-Qur’an karna terhambat dengan Tahsinnya, namun keyakinan orangtuanya bahwa anaknya akan mampu menyelesaikan 30 Juz menjadi menjadi penyemangat. maka di bulan september 2015 Pondok Tahfizh Generasi Rabbani Qurani menjadi labuhannya.
Seiring perjalanan waktu, dengan bekal hafalan dari “nol”  akhirnya dengan waktu 6 bulan yang penuh perjuangan di pondoknya, dan al-hasil hafalannya sudah sebanyak 10.5 Juz sungguh luar biasa, ternyata tidak sampai disitu, bahkan ia telah mentasmikannya ( memperdengarkan ) dengan “MUMTAZ”  MAASYAAALLAH.
Awalnya PESIMIS akhirnya jadi OPTIMIS, itulah kata yang pas bagi Rizki Muzakar yang akrab di panggil ACIL oleh rekan seusianya, jangan hiraukan nama panggilannya tapi lihatlah mujahadah dengan alqur’annya,  terhitung dalam sehari ACIL ( nama Panggilan ) ini mampu setor 2-5 halaman, sebenernya tidak ada yg spesial dalam cara menghafalnya tapi dia ini termasuk anak yg cepat dalam menghafal, yaa itu berkat ke-istiqomahannya dalam mengulang, sekitar 15 menit dia sudah bisa menyetorkan hafalannya.  Seluruh agenda Pondok GRQ ia lahap dengan bersungguh-sungguh mulai Tahajud 1juz dhuha 1juz murajaah (mengulang) hafalan 1juz dan kegiatan lainnya dia laksanakan dengan baik.
Ada yang unik dari Santri yang satu ini, yaitu Fashion-nya ( pakaiannya )  yang yang tak pernah lepas dari kesehariannya bahkan kemanapun ia pergi, mulai dari jalan santai, ke pasar ,sampai  ke tempat-tempat perbelanjaan, anak ini tak lepas dari sorban yang melingkar di pundaknya - kopiah di kepalanya , dan Al-Qur’an di tangannya serta mulut yang tak berhenti untuk memurojaahnya”. Subhanallah…,

Semoga anak ini kelak menjadi orang yang sukses dengan Qurannya, menjadi penerang bagi agamanya, keluarganya, dan  Semoga surge yang terbaik Allah berikan kepadanya. Amin…

kisah singkat ini semoga menjadi inspirasi dan motivasi untuk kita semua ( pembaca ) 

 Wallahu a'lam bishshowab

0 komentar:

Posting Komentar