Social Networks

Random Posts

Recent Posts

Recent in Sports

Recent comments

About me

Follow by Email

Sponsor

Most Popular

Jumat, 04 Maret 2016

MULAI DULUAN, SIAPA TAKUT,,,,??? ( Nasehat santri )




Oleh:Fujiansyah
Editing : Kang Abdul Hahha
****
 Masih ingat ketika islam menguasai hampir sepertiga tanah bumi, pasukan mereka di kenal sebagai pasukan tangguh, datang dari jauh, sampai bejana yang jatuh di raih dengan sungguh-sungguh. Apalagi jika satu orang di antara meraka dibunuh, maka gemuruh kemarahannya-pun berlabuh. Pasukan musuh di buat terkejut dengan di kalahkan pasukan yg jumlahnya berpuluh-puluh, dialah pejuang islam yang bersungguh-sungguh membentuk barisan yang tangguh, tidak pernah mengeluh, dihatinya hanya Allah yang ia labuh sampai syurganya diraih dengan kebahagiaan yang penuh.
Luar biasa,,,!! mereka adalah pasukan yg di kenal sedikit tidur yang bangun di awal subuh. Yaps… agenda rutinitasnya ia lahap tanpa batas. Namun sayangnya ia sering luput dari perhatian. "Sang pembunuh produktivitas ( waktu ) " yang satu ini memang sungguh luar biasa, korbannya dibius hingga terlena dan menikmati keadaan. Di buat lupa akan tugas, yg harusnya selesai malah terlewat begitu saja. Sementara tugas yg lain masih belum siap di hadapi. Ia di buat putus asa, dengan tugas yg ternyata lebih banyak daripada waktu yg ada. Hingga akhirnya ia tersadar hingga nasehat waktu menimpanya, kembali jam terbang yg mententukan ahli tidak nya dalam suatu bidang. Bukankah menyenangkan bisa menyelesaikan tugas lebih awal, maka tugas yang lain akan terasa ringan.
Apalagi urusan ibadah, bukannya lebih menyenangkan jika masuk surga lebih dulu. lebih awal akan menjanjikan kesuksesan, kita akan lebih banyak waktu untuk mengkoreksi pekerjaan, selain bisa memastikan hasil yang sempurna, apabila selesai lebih awal maka akan membuat istirahat lebih tenang. Tidak masalah cerdas atau tidak, ganteng atau tidak, keturunan kaya atau sebaliknya.
Marilah kita raba, bangun dan bergegas bekerja lebih ekstra, karna yang lebih ekstra yang kan menggapai dunia dan syurganya. 

0 komentar:

Posting Komentar