Setor Dauri

Santri di bagi beberapa kelompok, minimal satu kelompoknya 5-6 orang, kemudian santri membuat lingkaran dan setiap santri harus memperdengarkan bacannya kemudian ditashih oleh ustadznya baru dihafalkan secara bergantian.

GRQ AKHWAT 2016

santri AKHWAT GRQ 2016

Agenda Tasmi 1-30 Juz

Agenda tasmi ini bertahap dari 5 juz terlebih dahulu, 10 juz hingga 30 juz. sedangkan agenda tasmi harian yakni 1 juz tujuannya agar hafalannya mengalir seperti alfatihah

Program Weekend Qurani

Program weekend qurani ini dilaksanakan setiap akhir pekan, yakni sabtu - minggu. dengan menu kegiatan ziyadah, murojaah, setor hafalan, tahadjud 2-3 juz, muhadloroh dan taujih dari para musyrif GRQ

Haflah Generasi Rabbani Qurani

Kegiatan haflah ini di laksanakan ketika santri sudah menyelesaikan hafalannya 30 juz, dalam acara tersebut santri harus menyetorkan hafalan terakhirnya kepada musyrif di depan jamaah dan santri lainnya.

PHOTO BERSAMA

PESERTA TASMI' AKHWAT PADA GEBYAR PEKAN PARADE TASMI GENERASI RABBANI QURANI

PHOTO BERSAMA DI MOMENT HAFLAH 30 JUZ

KEBERSAMAAN SANTRI AKHWAT TANPAK PDA MOMENT HAFLAH 30 JUZ DESEMBER 2017

Social Networks

Random Posts

Recent Posts

Recent in Sports

Recent comments

About me

Follow by Email

Sponsor

Random Posts

Most Popular

Senin, 16 April 2018

#CATATAN PENGHAFAL AL-QURAN , H-2 MENUJU PARADE TASMI SYABAN PONDOK TAHFIZH GRQ

Foto Tahfidz Tahfidz.

#CATATAN PENGHAFAL AL-QURAN , H-2 MENUJU PARADE TASMI SYABAN PONDOK TAHFIZH GRQ 
-----------------
Belajar untuk lebih mencintai Mu.lewat Kalam Mu yang indah
untuk ku tafakkuri,dengan kesabaran ku tekuni hingga bertambah rasa syukurku pada Mu.insyaAllah 
syaban ini akan mentasmikan 15 juz ( Lisa fauziyah )
-------------------------------------------
.
.
.
.
.
.
.
------------------------------------------------------------------------------
Sahabat Al Quran yukk kita ikut serta dalam mencetak hafiz Qur'an pondok tahfizh grq dengan mendonasikan sebagian harta kita dijalannya  "Barang siapa yang mempersiapkan pejuang di jalan Alloh , maka sungguh dia termasuk yang berjuang pula"
( HR Bukhori ).
------------------------------------------------------------------------------
Donasi TAHFIZH 30 Juz
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani
> bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100
> BRI no 074901024530532

Kamis, 12 April 2018

CATATAN SANTRI GRQ #H-6 MENUJU PARADE SYABAN PONDOK TAHFIZH GRQ

Catatan Pengahafal Al Quran
------------------------------------------
H-6 MENUJU PARADE TASMI SYABAN 1439 H PONDOK TAHFIZH GRQ
------------------------------------------
Mengawali hafalan Quran di GRQ, tanpa membawa hafalan 1 juz pun.. merintis tasmi dari 3 juz hingga 5 juz dan nanti di parade tasmi’ syaban akan mntasmikan hafalanny sebanyak 10 juz ( Imas Maulidyah Asal Pontianak )
------------------------------------------------------------------------------
Sahabat Al Quran yukk kita ikut serta dalam mencetak hafiz Qur'an pondok tahfizh grq dengan mendonasikan sebagian harta kita dijalannya ^_^ "Barang siapa yang mempersiapkan pejuang di jalan Alloh , maka sungguh dia termasuk yang berjuang pula"
( HR Bukhori ).
------------------------------------------------------------------------------
Donasi TAHFIZH 30 Juz
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani
> bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100
> BRI no 074901024530532

Rabu, 11 April 2018

ALUMNI SANTRI GRQ - FUJIANSYAH IKUTI MUSABAQAH TILAWATIL QURAN TINGKAT INTERNASIONAL DI KWAIT


Assalammualaikum sahabat Al-Quran, Mohon do'anya untuk ananda Fujiansyah Alumni santri GRQ yang sedang mengikuti musabaqah tilawatil quran tingkat internasional di Kwait, Semoga Allah memberikan, kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan Aamiin 
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
------------------------------------------------------------------------------
Sahabat Al Quran yukk kita ikut serta dalam mencetak hafiz Qur'an pondok tahfizh grq dengan mendonasikan sebagian harta kita dijalannya  "Barang siapa yang mempersiapkan pejuang di jalan Alloh , maka sungguh dia termasuk yang berjuang pula"
( HR Bukhori ).
------------------------------------------------------------------------------
Donasi TAHFIZH 30 Juz
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani
> bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100
> BRI no 074901024530532

Sabtu, 07 April 2018

WEEKEND QURANI ( mabit bareng bersama santri GRQ )


Asslammualaikum sahabat Al-Quran ..., Yukk Jangan lupa sore ini ikuti kajian Tahsin dan tafsir bersama Pembina Pondok Tahfizh GRQ, weekend waktunya upgrade kebaikan  .
.
.
.
.
.
------------------------------------------------------------------------------
Sahabat Al Quran yukk kita ikut serta dalam mencetak hafiz Qur'an pondok tahfizh grq dengan mendonasikan sebagian harta kita dijalannya  "Barang siapa yang mempersiapkan pejuang di jalan Alloh , maka sungguh dia termasuk yang berjuang pula"
( HR Bukhori ).
------------------------------------------------------------------------------
Donasi TAHFIZH 30 Juz 
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani
> bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100
> BRI no 074901024530532


Kamis, 05 April 2018

SUASANA BELAJAR BAHASA INGGRIS SANTRI GRQ

Foto Tahfidz Tahfidz.

Suasana santri GRQ sedang mengikuti agenda Belajar bahasa Inggris, setiap hari Rabu sore  
.
.
.
------------------------------------------------------------------------------
Sahabat Al Quran yukk kita ikut serta dalam mencetak hafiz Qur'an pondok tahfizh grq dengan mendonasikan sebagian harta kita dijalannya "Barang siapa yang mempersiapkan pejuang di jalan Alloh , maka sungguh dia termasuk yang berjuang pula"
( HR Bukhori ).
------------------------------------------------------------------------------
Donasi TAHFIZH 30 Juz 
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani
> bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100
> BRI no 074901024530532

 

MARI IKUT SERTA PROGRAM IFTHOR UNTUK PENGHAFAL AL QURAN


Bismillah
Alhamdulillah yg dgn nikmatnya sempurnalah segala kebaikan.
Mari kita raih pahala yg luar biasa ... pahala amal sholeh dgn memberikan ifthor utk para penghafal quran.
Semoga kita mendapatkan apa yang dijanjikan Rasulullah saw :
"Barangsiapa memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti mereka tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. " HR Ibnu Hibban no 1736 . Shohih
(dan untuk meraih yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba) QS Al Muthoffifin : 26
Jazakumullahu Khairon Katsiran
Rekening GRQ
Donasi TAHFIZH 30 Juz
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani
> bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100
> BRI no 074901024530532
Catatan : Kode Ifthor ditambah 200 dari nominal yg ditransfer. Contoh: 500.200
Konfirmasi Donasi ifthor ke :
0831-2886-3898 Reva


Rabu, 28 Maret 2018

YUKK IKUT SERTA MENCETAK HAFIZH QURAN 30 JUZ


Assalammualaikum sahabat Al-Quran, Mari kita ikut serta dalam mencetak hafizh Quran 30 juz dengan menyalurkan donasi terbaik anda untuk Penghafal Al-Quran." “Barang siapa yang mempersiapkan orang yang berjuang, maka dia termasuk orang yang berjuang (pula) (HR Bukhori)
.
.
.
Donasi Tahfizh 30 juz
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani
> Bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100
> BRI no 074901024530532

Kamis, 15 Maret 2018

IFTHOR PUASA SENIN & KAMIS UNTUK PENGHAFAL AL-QURAN

Bismillah. .
Mari kita raih bersama pahala yg luar biasa... pahala amal sholeh memberi ifthor utk penghafal Alquran. .. Terimakasih atas kontribusinya semoga Alloh melimpahkan keberkahan, dimudahkan segala urusannya, dilapangkan rizkinya, disholihkan keturunannya, dijadikan AHLI QURAN keluarganya. Aamiin .
Semoga kita mendapatkan apa yang dijanjikan Rasulullah saw : "Barangsiapa memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti mereka tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. " HR Ibnu Hibban no 1736 . Shohih
.
.
.
.
(dan untuk meraih yang demikian itu, hendaknya orang berlomba-lomba) QS Al Muthoffifin : 26
Mohon dishare semoga jadi ladang amal sholeh !
Jazakumullahu Khairon Katsiran
Rekening GRQ
Donasi TAHFIZH 30 Juz
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani .
.
> Bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100
> BRI no 074901024530532
.
.
Catatan : Kode Ifthor ditambah 200 dari nominal yg ditransfer. Contoh: 500.200

Selasa, 06 Maret 2018

Suasana Setoran Santri Pondok Tahfizh GRQ Bandung


Alhamdulillah berikut ini adalah suasana setoran santri GRQ 06 Maret 2018, santri ikhwan GRQ terlihat dengan khusyu' untuk menambah hafalannya. Mohon do'anya semoga pondok tahfizh GRQ semakin lebih baik dalam memberikan pelayanan Al-Qurannya. Sahabat Al Quran yu kita ikut serta dalam mencetak hafizh Quran Pondok Tahfizh GRQ dengan menyalurkan donasi Tahfidz ke :
A.n Yysn Generasi Rabbani Qurani 
> Bjbs no 5170206012086 
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100 
> BRI no 074901024530532



Jumat, 02 Maret 2018

Jam Tsunaiyah

Foto Tahfidz.

Suasana Jam tsunaiyah pondok tahfizh GRQ, agenda yang rutin dilaksanakan setiap senin - sabtu,
santri berpasangan saling menyetorkan hafalan secara bergantian. Keep Hamasah 


Rabu, 28 Februari 2018

PROGRESS HAFALAN SANTRI GRQ PER 28 FEBRUARI 2018



Assalammualikum
Alhamdulillah Laporan Progress Santri Tahfizh GRQ sampai 28 Februari 2018. 
Mohon doanya semoga kami bisa melayani para Penghapal Quran lebih baik lagi. Para santri dimudahkan dalam proses menghapal dan diistiqomahkan.

Santri yang sudah Khotam 38 Orang. 
Terimakasih yang tak terhingga atas infak / shodakoh / Zakat yang Bpk/ibu Salurkan u membantu MENCETAK PENGHAPAL QURAN, Semoga Alloh membalas dengan Rizki yang berkah, dimudahkan urusannya, ampunan dan rohmah, Aamiin. "Barang siapa yang mempersiapkan pejuang di jalan Alloh , maka sungguh dia termasuk yang berjuang pula"
( HR Bukhori ).
Salam GRQ FAMILY

Kamis, 22 Februari 2018

Ifthor untuk penghafal Al-Quran

Bismillah. .
Mari kita raih bersama pahala yg luar biasa... pahala amal sholeh memberi ifthor utk penghafal Alquran. .. Terimakasih atas kontribusinya semoga Alloh melimpahkan keberkahan, dimudahkan segala urusannya, dilapangkan rizkinya, disholihkan keturunannya, dijadikan AHLI QURAN keluarganya. Aamiin .
Semoga kita mendapatkan apa yang dijanjikan Rasulullah saw : "Barangsiapa memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti mereka tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. " HR Ibnu Hibban no 1736 . Shohih
Jazakumullahu Khairon Katsiran
Rekening GRQ
Donasi TAHFIZH 30 Juz
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani
> Bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100
> BRI no 074901024530532
Catatan : Kode Ifthor ditambah 200 dari nominal yg ditransfer. Contoh: 500.200


Kamis, 08 Februari 2018

Suasana Ziyadah Pagi ini 08/02/18

Foto Tahfidz.

Kamis 08 Februari 2018, santri GRQ ikhwan berjajar dengan rapih untuk melaksanakan agenda Setoran ziyadah, Yaa Rabb Istiqamahkan kami menjaga Al-Quran dan mengamalkannya Aamiin 

Rabu, 31 Januari 2018

Terus Belajar Membaca Al-Quran



Belajar membaca al-quran bagi orang yang pemula memang terbilang sangat sulit bila di lakukan. Namun jika ada keinginan yang kuat dan solusi yang tepat, semua masalah tersebut bisa di atas. hal yang di lakukan adalah dengan mengenal huruf-huruf hijaiyah. Huruf ini pada dasarnya mudah untuk di hafal jika tidak malas berlatih. Untuk Anda yang belum dapat membaca huruf di Al-Quran, huruf-huruf tersebut memang sulit sekali di ingat. Jika di ibaratkan sama saja pada saat kita belum bisa membaca huruf latin, yang melihatnya saja sudah bingung. Tapi bila sudah dapat membacanya, maka kita pun akan gampang membaca, walau dengan sebentar melihatnya.
Sebagian orang memang belum bisa membaca Al-Quran yang di sebabkan oleh beberapa faktor, seperti sibuk dengan kegiatan atau malas jika di suruh belajar ngaji pada ahlinya yang hasilnya akan berdampak ketika kita sudah besar yang buta akan huruf al-quran. Rasa malu pun pasti ada jika kita tidak bisa membacanya. Beberapa solusi akan kami jelaskan tentang dasar dalam cara belajar membaca Al-Quran.

Cara Belajar Membaca Al-Quran

  1. Pengenalan huruf hijaiyah
Huruf hijiyah adalah huruf arab yang di pakai di dalam Al-Quran dengan jumlah 29 huruf. Semua huruf ini harus bisa di hafal di luar kepala, apabila ingin bisa membaca Al-Quran. Ada pengucapannya seperti huruf latin dan ada juga yang berbeda, seperti tsa, kha, dzal dan sebagainya. Selain mengenal dengan huruf hijaiyah secara satu persatu, kita harus juga tahu, bagaimana huruf tersebut jika di sambung dengan huruf hijaiyah lainnya, apakah dapat di sambung atau sebaliknya. Dalam belajar pengucapan huruf hijaiyah, kita wajib tahu makhrajnya. Makhraj adalah tempat keluarnya huruf.
  1. Pengenalan tanda baca
Tanda baca huruf hijaiya di katakan sebagai harakat. Dahulu tidak ada yang namanya tanda baca dan tanda titik dalam huruf hijaiyah, karena Al-Quran dulunya di tulis tanpa tanda baca, atau di sebut juga dengan huruf gundul. Jika tanpa tanda baca, apakah tidak bingung? Bagi yang fasih dalam bahasa arab, hal tersebut tidak jadi masalah.
Analoginya begini, orang indonesia biasa membaca SMS tanpa huruf vokal, namun paham apa maksudnya. Contohnya seperti berikut.
(“q gk tw km lg dmn”)
Anda pasti tahu artinya apa, namun bagi orang luar yang baru belajar Indonesia pasti belum tahu bagaimana cara membacanya.
Berhubungan dengan banyaknya pemeluk islam yang bukan dari bangsa Arab dan di cemaskan terjadi kesalahan dalam memahami isi Al-Quran, akhirnya di buatlah tanda-tanda baca yang sampai sekarang masih berlaku.
  1. Tajwid
Selain tanda baca, tajwid pun juga harus tahu dan di pahami dalam cara membaca Al-Quran. Tajwid adalah ilmu membaca Al-Quran dengan benar dan baik. Jika dalam bahasa inggris, ibaratnya ini grammar. Nah, grammar dalam bahasa Arab ada jenisnya. Ada yang namanya idzhar, ikhfa, idgham, iqlab, qalqalah dan lain-lain.
  1. Latihan
Supaya membaca Al-Quran itu lancar, tentu saja harus di latih dan jangan lupa tajwidnya harus benar. Apabila sudah dapat membaca Al-Quran, tentu saja lebih gampang dalam menghafalkannya. Akan bagus lagi jika terjemahannya di pelajari. Untuk siapa pun itu, yang ingin benar-benar belajar membaca Al-Quran, kalian dapat mencoba beberapa cara seperti yang di jelaskan.
sumber : http://belajarmembacaalquran.com/

Selasa, 30 Januari 2018

Hadits-Hadist Tentang Keutamaan Membaca Al-Qur’an




Bulan Ramadhan merupakan bulan Al-Qur`an. Pada bulan inilah Al-Qur`an diturunkan oleh Allah subhanahu wata’ala, sebagaimana dalam firman-Nya :

)شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ (البقرة: ١٨٥

“bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil).” [Al-Baqarah : 185]
Di antara amal ibadah yang sangat ditekankan untuk diperbanyak pada bulan Ramadhan adalah membaca (tilawah) Al-Qur`anul Karim. Banyak sekali hadits-hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam yang menyebutkan tentang keutamaan membaca Al-Qur`an. Di antaranya :
1.      Dari shahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu : Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

« اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِه »

“Bacalah oleh kalian Al-Qur`an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 804]
Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk membaca Al-Qur`an dengan bentuk perintah yang bersifat mutlak. Sehingga membaca Al-Qur`an diperintahkan pada setiap waktu dan setiap kesempatan. Lebih ditekankan lagi pada bulan Ramadhan. Nanti pada hari Kiamat, Allah subhanahu wata’ala akan menjadikan pahala membaca Al-Qur`an sebagai sesuatu yang berdiri sendiri, datang memberikan syafa’at dengan seizin Allah kepada orang yang rajin membacanya.
Faidah (Pelajaran) yang diambil dari hadits :
  1. Dorongan dan motivasi untuk memperbanyak membaca Al-Qur`an. Jangan sampai terlupakan darinya karena aktivitas-aktivitas lainnya.
  2. Allah jadikan Al-Qur`an memberikan syafa’at kepada orang-orang yang senantiasa rajin membacanya dan mengamalkannya ketika di dunia.
2.      Dari shahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu : Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

« … اقْرَءُوا الزَّهْرَاوَيْنِ : الْبَقَرَةَ وَسُورَةَ آلِ عِمْرَانَ؛ فَإِنَّهُمَا تَأْتِيَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا غَيَايَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا فِرْقَانِ مِنْ طَيْرٍ صَوَافَّ تُحَاجَّانِ عَنْ أَصْحَابِهِمَا، اقْرَءُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ وَلاَ تَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ ».

“Bacalah oleh kalian dua bunga, yaitu surat Al-Baqarah dan Surat Ali ‘Imran. Karena keduanya akan datang pada hari Kiamat seakan-akan keduanya dua awan besar atau dua kelompok besar dari burung yang akan membela orang-orang yang senantiasa rajin membacanya. Bacalah oleh kalian surat Al-Baqarah, karena sesungguhnya mengambilnya adalah barakah, meninggalkannya adalah kerugian, dan sihir tidak akan mampu menghadapinya.[HR. Muslim 804]
3. Dari shahabat An-Nawwas bin Sam’an Al-Kilabi radhiallahu ‘anhu berkata : saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

« يُؤْتَى بِالْقُرْآنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَأَهْلِهِ الَّذِينَ كَانُوا يَعْمَلُونَ بِهِ تَقْدُمُهُ سُورَةُ الْبَقَرَةِ وَآلُ عِمْرَانَ تُحَاجَّانِ عَنْ صَاحِبِهِمَا ».

“Akan didatangkan Al-Qur`an pada Hari Kiamat kelak dan orang yang rajin membacanya dan senantiasa rajin beramal dengannya, yang paling depan adalah surat Al-Baqarah dan surat Ali ‘Imran, keduanya akan membela orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 805]
Pada hadits ini Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam memberitakan bahwa surat Al-Baqarah dan Ali ‘Imran akan membela orang-orang yang rajin membacanya. Namun Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mempersyaratkan dalam hadits ini dengan dua hal, yaitu :
–          Membaca Al-Qur`an, dan
–          Beramal dengannya.
Karena orang yang membaca Al-Qur`an ada dua type :
–          type orang yang membacanya namun tidak beramal dengannya, tidak mengimani berita-berita Al-Qur`an, tidak mengamalkan hukum-hukumnya. Sehingga Al-Qur`an menjadi hujjah yang membantah mereka.
–          Type lainnya adalah orang-orang yang membacanya dan mengimani berita-berita Al-Qur`an, membenarkannya, dan mengamalkan hukum-hukumnya, … sehingga Al-Qur`an menjadi hujjah yang membela mereka.
Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

القرآن حجة لك أو عليك

“Al-Qur`an itu bisa menjadi hujjah yang membelamu atau sebaliknya menjadi hujjah yang membantahmu.” [HR. Muslim]
Dalam hadits ini terdapat dalil bahwa tujuan terpenting diturunkannya Al-Qur`an adalah untuk diamalkan. Hal ini diperkuat oleh firman Allah subhanahu wata’ala :

كتاب أنزلناه إليك مبارك ليدبروا آياته وليتذكر أولوا الألباب )

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah, supaya mereka mentadabburi (memperhatikan) ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” [Shad : 29]
“supaya mereka mentadabburi”, yakni agar mereka berupaya memahami makna-maknanya dan beramal dengannya. Tidak mungkin bisa beramal dengannya kecuali setelah tadabbur. Dengan tadabbur akan menghasilkan ilmu, sedangkan amal merupakan buah dari ilmu.
Jadi inilah tujuan diturunkannya Al-Qur`an :
–          untuk dibaca dan ditadabburi maknanya
–          diimani segala beritanya
–          diamalkan segala hukumnya
–          direalisasikan segala perintahnya
–          dijauhi segala larangannya
Faidah (Pelajaran) yang diambil dari hadits :
1.        Al-Qur`an sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya dan beramal dengannya.
2.        Ilmu mengharuskan adanya amal. Kalau tidak maka ilmu tersebut akan menjadi hujjah yang membantahnya pada hari Kiamat.
3.        Keutamaan membaca surat Al-Baqarah dan Ali ‘Imran
4.        Penamaan surat-surat dalam Al-Qur`an bersifat tauqifiyyah.
4.       Dari shahabat ‘Utsman bin ‘Affan radhiallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

(( خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ )) رواه البخاري .

“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya.” [Al-Bukhari 5027]
Orang yang terbaik adalah yang terkumpul padanya dua sifat tersebut, yaitu : mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya. Ia mempelajari Al-Qur`an dari gurunya, kemudian ia mengajarkan Al-Qur`an tersebut kepada orang lain. Mempelajari dan mengajarkannya di sini mencakup mempelajari dan mengajarkan lafazh-lafazh Al-Qur`an; dan mencakup juga mempelajari dan mengajarkan makna-makna Al-Qur`an.
5.      Dari Ummul Mu`minin ‘Aisyah radhiallahu ‘anha berkata, bahwaRasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

(( الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ وَهُوَ مَاهِرٌ بِهِ مَعَ السَّفَرَةِ الكِرَامِ البَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أجْرَانِ )) متفقٌ عَلَيْهِ

“Yang membaca Al-Qur`an dan dia mahir membacanya, dia bersama para malaikat yang mulia. Sedangkan yang membaca Al-Qur`an namun dia tidak tepat dalam membacanya dan mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala.” [Al-Bukhari 4937, Muslim 244]
Orang yang mahir membaca Al-Qur`an adalah orang yang bagus dan tepat bacaannya.
Adapun orang yang tidak tepat dalam membacanya dan mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala : pertama, pahala tilawah, dan kedua, pahala atas kecapaian dan kesulitan yang ia alami.
6.      Dari shahabat Abu Musa Al-Asy’ari radhiallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

(( مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ مَثَلُ الأُتْرُجَّةِ : رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ ، وَمَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لاَ يَقْرَأُ القُرْآنَ كَمَثَلِ التَّمْرَةِ : لاَ رِيحَ لَهَا وَطَعْمُهَا حُلْوٌ ، وَمَثلُ المُنَافِقِ الَّذِي يقرأ القرآنَ كَمَثلِ الرَّيحانَةِ : ريحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ ، وَمَثَلُ المُنَافِقِ الَّذِي لاَ يَقْرَأُ القُرْآنَ كَمَثلِ الحَنْظَلَةِ : لَيْسَ لَهَا رِيحٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ )) متفقٌ عَلَيْهِ .

“Perumpaan seorang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Al-Atrujah : aromanya wangi dan rasanya enak. Perumpamaan seorang mu`min yang tidak membaca Al-Qur`an adalah seperti buah tamr (kurma) : tidak ada aromanya namun rasanya manis.
Perumpamaan seorang munafiq namun ia rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Raihanah : aromanya wangi namun rasanya pahit. Sedangkan perumpaan seorang munafiq yang tidak rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Hanzhalah : tidak memiliki aroma dan rasanya pun pahit.” [Al-Bukhari 5427, Muslim 797]
Seorang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Al-Atrujah, yaitu buah yang aromanya wangi dan rasanya enak. Karena seorang mu`min itu jiwanya bagus, qalbunya juga baik, dan ia bisa memberikan kebaikan kepada orang lain. Duduk bersamanya terdapat kebaikan. Maka seorang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an adalah baik seluruhnya, baik pada dzatnya dan baik untuk orang lain. Dia seperti buah Al-Atrujah, aromanya wangi dan harum, rasanya pun enak dan lezat.
Adapun seorang mu’min yang tidak membaca Al-Qur`an adalah seperti buah kurma. Rasanya enak namun tidak memiliki aroma yang wangi dan harum. Jadi seorang mu’min yang rajin membaca Al-Qur`an jauh lebih utama dibanding yang tidak membaca Al-Qur`an. Tidak membaca Al-Qur`an artinya tidak mengerti bagaimana membaca Al-Qur`an, dan tidak pula berupaya untuk mempelajarinya.
Perumpamaan seorang munafiq, namun ia rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Raihanah : aromanya wangi namun rasanya pahit. Karena orang munafiq itu pada dzatnya jelek, tidak ada kebaikan padanya. Munafiq adalah : orang yang menampakkan dirinya sebagai muslim namun hatinya kafir –wal’iyya dzubillah-. Kaum munafiq inilah yang Allah nyatakan dalam firman-Nya :
Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari Akhir,” padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah tambah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” [Al-Baqarah : 8 – 10]
Didapati orang-orang munafiq yang mampu membaca Al-Qur`an dengan bacaan yang bagus dan tartil. Namun mereka hakekatnya adalah para munafiq –wal’iyyadzubillah- yang kondisi mereka ketika membaca Al-Qur`an adalah seperti yang digambarkan oleh Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam :

يقرؤون القرآن لا يتجاوز حناجرهم

“Mereka rajin membaca Al-Qur`an, namun bacaan Al-Qur`an mereka tidak melewati kerongkongan mereka.”
Maka Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam mengumpamakan mereka dengan buah Raihanah, yang harum aromanya, karena mereka terlihat rajin membaca Al-Qur`an; namun buah tersebut pahit rasanya, karena jelek dan jahatnya jiwa mereka serta rusaknya niat mereka.
Adapun orang munafiq yang tidak rajin membaca Al-Qur`an, maka diumpamakan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam seperti buah Hanzhalah, rasanya pahit dan tidak memiliki aroma wangi. Inilah munafiq yang tidak memiliki kebaikan sama sekali. Tidak memiliki aroma wangi, karena memang ia tidak bisa membaca Al-Qur`an, disamping dzat dan jiwanya adalah dzat dan jiwa yang jelek dan jahat.
Inilah jenis-jenis manusia terkait dengan Al-Qur`an. Maka hendaknya engkau berusaha agar menjadi orang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an dengan sebenar-benar bacaan, sehingga engkau seperti buah Al-Atrujah, aromanya wangi, rasanya pun enak.
7.      Dari shahabat ‘Umar bin Al-Khaththab radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

(( إنَّ اللهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الكِتَابِ أقْوَاماً وَيَضَعُ بِهِ آخرِينَ )) رواه مسلم .

“Sesungguhnya Allah dengan Al-Qur`an ini mengangkat suatu kaum, dan menghinakan kaum yang lainnya.” [HR. Muslim 269]

Sumber : https://alhaaq.wordpress.com/artikel/hadits-hadist-tentang-keutamaan-membaca-al-quran/