Setor Dauri

Santri di bagi beberapa kelompok, minimal satu kelompoknya 5-6 orang, kemudian santri membuat lingkaran dan setiap santri harus memperdengarkan bacannya kemudian ditashih oleh ustadznya baru dihafalkan secara bergantian.

GRQ AKHWAT 2016

santri AKHWAT GRQ 2016

Agenda Tasmi 1-30 Juz

Agenda tasmi ini bertahap dari 5 juz terlebih dahulu, 10 juz hingga 30 juz. sedangkan agenda tasmi harian yakni 1 juz tujuannya agar hafalannya mengalir seperti alfatihah

Program Weekend Qurani

Program weekend qurani ini dilaksanakan setiap akhir pekan, yakni sabtu - minggu. dengan menu kegiatan ziyadah, murojaah, setor hafalan, tahadjud 2-3 juz, muhadloroh dan taujih dari para musyrif GRQ

Haflah Generasi Rabbani Qurani

Kegiatan haflah ini di laksanakan ketika santri sudah menyelesaikan hafalannya 30 juz, dalam acara tersebut santri harus menyetorkan hafalan terakhirnya kepada musyrif di depan jamaah dan santri lainnya.

PHOTO BERSAMA

PESERTA TASMI' AKHWAT PADA GEBYAR PEKAN PARADE TASMI GENERASI RABBANI QURANI

PHOTO BERSAMA DI MOMENT HAFLAH 30 JUZ

KEBERSAMAAN SANTRI AKHWAT TANPAK PDA MOMENT HAFLAH 30 JUZ DESEMBER 2017

Social Networks

Random Posts

Recent Posts

Recent in Sports

Recent comments

About me

Follow by Email

Sponsor

Random Posts

Most Popular

Kamis, 22 Februari 2018

Ifthor untuk penghafal Al-Quran

Bismillah. .
Mari kita raih bersama pahala yg luar biasa... pahala amal sholeh memberi ifthor utk penghafal Alquran. .. Terimakasih atas kontribusinya semoga Alloh melimpahkan keberkahan, dimudahkan segala urusannya, dilapangkan rizkinya, disholihkan keturunannya, dijadikan AHLI QURAN keluarganya. Aamiin .
Semoga kita mendapatkan apa yang dijanjikan Rasulullah saw : "Barangsiapa memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti mereka tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. " HR Ibnu Hibban no 1736 . Shohih
Jazakumullahu Khairon Katsiran
Rekening GRQ
Donasi TAHFIZH 30 Juz
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani
> Bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100
> BRI no 074901024530532
Catatan : Kode Ifthor ditambah 200 dari nominal yg ditransfer. Contoh: 500.200


Kamis, 08 Februari 2018

Suasana Ziyadah Pagi ini 08/02/18

Foto Tahfidz.

Kamis 08 Februari 2018, santri GRQ ikhwan berjajar dengan rapih untuk melaksanakan agenda Setoran ziyadah, Yaa Rabb Istiqamahkan kami menjaga Al-Quran dan mengamalkannya Aamiin 

Rabu, 31 Januari 2018

Terus Belajar Membaca Al-Quran



Belajar membaca al-quran bagi orang yang pemula memang terbilang sangat sulit bila di lakukan. Namun jika ada keinginan yang kuat dan solusi yang tepat, semua masalah tersebut bisa di atas. hal yang di lakukan adalah dengan mengenal huruf-huruf hijaiyah. Huruf ini pada dasarnya mudah untuk di hafal jika tidak malas berlatih. Untuk Anda yang belum dapat membaca huruf di Al-Quran, huruf-huruf tersebut memang sulit sekali di ingat. Jika di ibaratkan sama saja pada saat kita belum bisa membaca huruf latin, yang melihatnya saja sudah bingung. Tapi bila sudah dapat membacanya, maka kita pun akan gampang membaca, walau dengan sebentar melihatnya.
Sebagian orang memang belum bisa membaca Al-Quran yang di sebabkan oleh beberapa faktor, seperti sibuk dengan kegiatan atau malas jika di suruh belajar ngaji pada ahlinya yang hasilnya akan berdampak ketika kita sudah besar yang buta akan huruf al-quran. Rasa malu pun pasti ada jika kita tidak bisa membacanya. Beberapa solusi akan kami jelaskan tentang dasar dalam cara belajar membaca Al-Quran.

Cara Belajar Membaca Al-Quran

  1. Pengenalan huruf hijaiyah
Huruf hijiyah adalah huruf arab yang di pakai di dalam Al-Quran dengan jumlah 29 huruf. Semua huruf ini harus bisa di hafal di luar kepala, apabila ingin bisa membaca Al-Quran. Ada pengucapannya seperti huruf latin dan ada juga yang berbeda, seperti tsa, kha, dzal dan sebagainya. Selain mengenal dengan huruf hijaiyah secara satu persatu, kita harus juga tahu, bagaimana huruf tersebut jika di sambung dengan huruf hijaiyah lainnya, apakah dapat di sambung atau sebaliknya. Dalam belajar pengucapan huruf hijaiyah, kita wajib tahu makhrajnya. Makhraj adalah tempat keluarnya huruf.
  1. Pengenalan tanda baca
Tanda baca huruf hijaiya di katakan sebagai harakat. Dahulu tidak ada yang namanya tanda baca dan tanda titik dalam huruf hijaiyah, karena Al-Quran dulunya di tulis tanpa tanda baca, atau di sebut juga dengan huruf gundul. Jika tanpa tanda baca, apakah tidak bingung? Bagi yang fasih dalam bahasa arab, hal tersebut tidak jadi masalah.
Analoginya begini, orang indonesia biasa membaca SMS tanpa huruf vokal, namun paham apa maksudnya. Contohnya seperti berikut.
(“q gk tw km lg dmn”)
Anda pasti tahu artinya apa, namun bagi orang luar yang baru belajar Indonesia pasti belum tahu bagaimana cara membacanya.
Berhubungan dengan banyaknya pemeluk islam yang bukan dari bangsa Arab dan di cemaskan terjadi kesalahan dalam memahami isi Al-Quran, akhirnya di buatlah tanda-tanda baca yang sampai sekarang masih berlaku.
  1. Tajwid
Selain tanda baca, tajwid pun juga harus tahu dan di pahami dalam cara membaca Al-Quran. Tajwid adalah ilmu membaca Al-Quran dengan benar dan baik. Jika dalam bahasa inggris, ibaratnya ini grammar. Nah, grammar dalam bahasa Arab ada jenisnya. Ada yang namanya idzhar, ikhfa, idgham, iqlab, qalqalah dan lain-lain.
  1. Latihan
Supaya membaca Al-Quran itu lancar, tentu saja harus di latih dan jangan lupa tajwidnya harus benar. Apabila sudah dapat membaca Al-Quran, tentu saja lebih gampang dalam menghafalkannya. Akan bagus lagi jika terjemahannya di pelajari. Untuk siapa pun itu, yang ingin benar-benar belajar membaca Al-Quran, kalian dapat mencoba beberapa cara seperti yang di jelaskan.
sumber : http://belajarmembacaalquran.com/

Selasa, 30 Januari 2018

Hadits-Hadist Tentang Keutamaan Membaca Al-Qur’an




Bulan Ramadhan merupakan bulan Al-Qur`an. Pada bulan inilah Al-Qur`an diturunkan oleh Allah subhanahu wata’ala, sebagaimana dalam firman-Nya :

)شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ (البقرة: ١٨٥

“bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil).” [Al-Baqarah : 185]
Di antara amal ibadah yang sangat ditekankan untuk diperbanyak pada bulan Ramadhan adalah membaca (tilawah) Al-Qur`anul Karim. Banyak sekali hadits-hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam yang menyebutkan tentang keutamaan membaca Al-Qur`an. Di antaranya :
1.      Dari shahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu : Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

« اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِه »

“Bacalah oleh kalian Al-Qur`an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 804]
Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk membaca Al-Qur`an dengan bentuk perintah yang bersifat mutlak. Sehingga membaca Al-Qur`an diperintahkan pada setiap waktu dan setiap kesempatan. Lebih ditekankan lagi pada bulan Ramadhan. Nanti pada hari Kiamat, Allah subhanahu wata’ala akan menjadikan pahala membaca Al-Qur`an sebagai sesuatu yang berdiri sendiri, datang memberikan syafa’at dengan seizin Allah kepada orang yang rajin membacanya.
Faidah (Pelajaran) yang diambil dari hadits :
  1. Dorongan dan motivasi untuk memperbanyak membaca Al-Qur`an. Jangan sampai terlupakan darinya karena aktivitas-aktivitas lainnya.
  2. Allah jadikan Al-Qur`an memberikan syafa’at kepada orang-orang yang senantiasa rajin membacanya dan mengamalkannya ketika di dunia.
2.      Dari shahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu : Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

« … اقْرَءُوا الزَّهْرَاوَيْنِ : الْبَقَرَةَ وَسُورَةَ آلِ عِمْرَانَ؛ فَإِنَّهُمَا تَأْتِيَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا غَيَايَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا فِرْقَانِ مِنْ طَيْرٍ صَوَافَّ تُحَاجَّانِ عَنْ أَصْحَابِهِمَا، اقْرَءُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ وَلاَ تَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ ».

“Bacalah oleh kalian dua bunga, yaitu surat Al-Baqarah dan Surat Ali ‘Imran. Karena keduanya akan datang pada hari Kiamat seakan-akan keduanya dua awan besar atau dua kelompok besar dari burung yang akan membela orang-orang yang senantiasa rajin membacanya. Bacalah oleh kalian surat Al-Baqarah, karena sesungguhnya mengambilnya adalah barakah, meninggalkannya adalah kerugian, dan sihir tidak akan mampu menghadapinya.[HR. Muslim 804]
3. Dari shahabat An-Nawwas bin Sam’an Al-Kilabi radhiallahu ‘anhu berkata : saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

« يُؤْتَى بِالْقُرْآنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَأَهْلِهِ الَّذِينَ كَانُوا يَعْمَلُونَ بِهِ تَقْدُمُهُ سُورَةُ الْبَقَرَةِ وَآلُ عِمْرَانَ تُحَاجَّانِ عَنْ صَاحِبِهِمَا ».

“Akan didatangkan Al-Qur`an pada Hari Kiamat kelak dan orang yang rajin membacanya dan senantiasa rajin beramal dengannya, yang paling depan adalah surat Al-Baqarah dan surat Ali ‘Imran, keduanya akan membela orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 805]
Pada hadits ini Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam memberitakan bahwa surat Al-Baqarah dan Ali ‘Imran akan membela orang-orang yang rajin membacanya. Namun Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mempersyaratkan dalam hadits ini dengan dua hal, yaitu :
–          Membaca Al-Qur`an, dan
–          Beramal dengannya.
Karena orang yang membaca Al-Qur`an ada dua type :
–          type orang yang membacanya namun tidak beramal dengannya, tidak mengimani berita-berita Al-Qur`an, tidak mengamalkan hukum-hukumnya. Sehingga Al-Qur`an menjadi hujjah yang membantah mereka.
–          Type lainnya adalah orang-orang yang membacanya dan mengimani berita-berita Al-Qur`an, membenarkannya, dan mengamalkan hukum-hukumnya, … sehingga Al-Qur`an menjadi hujjah yang membela mereka.
Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

القرآن حجة لك أو عليك

“Al-Qur`an itu bisa menjadi hujjah yang membelamu atau sebaliknya menjadi hujjah yang membantahmu.” [HR. Muslim]
Dalam hadits ini terdapat dalil bahwa tujuan terpenting diturunkannya Al-Qur`an adalah untuk diamalkan. Hal ini diperkuat oleh firman Allah subhanahu wata’ala :

كتاب أنزلناه إليك مبارك ليدبروا آياته وليتذكر أولوا الألباب )

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah, supaya mereka mentadabburi (memperhatikan) ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” [Shad : 29]
“supaya mereka mentadabburi”, yakni agar mereka berupaya memahami makna-maknanya dan beramal dengannya. Tidak mungkin bisa beramal dengannya kecuali setelah tadabbur. Dengan tadabbur akan menghasilkan ilmu, sedangkan amal merupakan buah dari ilmu.
Jadi inilah tujuan diturunkannya Al-Qur`an :
–          untuk dibaca dan ditadabburi maknanya
–          diimani segala beritanya
–          diamalkan segala hukumnya
–          direalisasikan segala perintahnya
–          dijauhi segala larangannya
Faidah (Pelajaran) yang diambil dari hadits :
1.        Al-Qur`an sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya dan beramal dengannya.
2.        Ilmu mengharuskan adanya amal. Kalau tidak maka ilmu tersebut akan menjadi hujjah yang membantahnya pada hari Kiamat.
3.        Keutamaan membaca surat Al-Baqarah dan Ali ‘Imran
4.        Penamaan surat-surat dalam Al-Qur`an bersifat tauqifiyyah.
4.       Dari shahabat ‘Utsman bin ‘Affan radhiallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

(( خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ )) رواه البخاري .

“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya.” [Al-Bukhari 5027]
Orang yang terbaik adalah yang terkumpul padanya dua sifat tersebut, yaitu : mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya. Ia mempelajari Al-Qur`an dari gurunya, kemudian ia mengajarkan Al-Qur`an tersebut kepada orang lain. Mempelajari dan mengajarkannya di sini mencakup mempelajari dan mengajarkan lafazh-lafazh Al-Qur`an; dan mencakup juga mempelajari dan mengajarkan makna-makna Al-Qur`an.
5.      Dari Ummul Mu`minin ‘Aisyah radhiallahu ‘anha berkata, bahwaRasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

(( الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ وَهُوَ مَاهِرٌ بِهِ مَعَ السَّفَرَةِ الكِرَامِ البَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أجْرَانِ )) متفقٌ عَلَيْهِ

“Yang membaca Al-Qur`an dan dia mahir membacanya, dia bersama para malaikat yang mulia. Sedangkan yang membaca Al-Qur`an namun dia tidak tepat dalam membacanya dan mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala.” [Al-Bukhari 4937, Muslim 244]
Orang yang mahir membaca Al-Qur`an adalah orang yang bagus dan tepat bacaannya.
Adapun orang yang tidak tepat dalam membacanya dan mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala : pertama, pahala tilawah, dan kedua, pahala atas kecapaian dan kesulitan yang ia alami.
6.      Dari shahabat Abu Musa Al-Asy’ari radhiallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

(( مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ مَثَلُ الأُتْرُجَّةِ : رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ ، وَمَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لاَ يَقْرَأُ القُرْآنَ كَمَثَلِ التَّمْرَةِ : لاَ رِيحَ لَهَا وَطَعْمُهَا حُلْوٌ ، وَمَثلُ المُنَافِقِ الَّذِي يقرأ القرآنَ كَمَثلِ الرَّيحانَةِ : ريحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ ، وَمَثَلُ المُنَافِقِ الَّذِي لاَ يَقْرَأُ القُرْآنَ كَمَثلِ الحَنْظَلَةِ : لَيْسَ لَهَا رِيحٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ )) متفقٌ عَلَيْهِ .

“Perumpaan seorang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Al-Atrujah : aromanya wangi dan rasanya enak. Perumpamaan seorang mu`min yang tidak membaca Al-Qur`an adalah seperti buah tamr (kurma) : tidak ada aromanya namun rasanya manis.
Perumpamaan seorang munafiq namun ia rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Raihanah : aromanya wangi namun rasanya pahit. Sedangkan perumpaan seorang munafiq yang tidak rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Hanzhalah : tidak memiliki aroma dan rasanya pun pahit.” [Al-Bukhari 5427, Muslim 797]
Seorang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Al-Atrujah, yaitu buah yang aromanya wangi dan rasanya enak. Karena seorang mu`min itu jiwanya bagus, qalbunya juga baik, dan ia bisa memberikan kebaikan kepada orang lain. Duduk bersamanya terdapat kebaikan. Maka seorang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an adalah baik seluruhnya, baik pada dzatnya dan baik untuk orang lain. Dia seperti buah Al-Atrujah, aromanya wangi dan harum, rasanya pun enak dan lezat.
Adapun seorang mu’min yang tidak membaca Al-Qur`an adalah seperti buah kurma. Rasanya enak namun tidak memiliki aroma yang wangi dan harum. Jadi seorang mu’min yang rajin membaca Al-Qur`an jauh lebih utama dibanding yang tidak membaca Al-Qur`an. Tidak membaca Al-Qur`an artinya tidak mengerti bagaimana membaca Al-Qur`an, dan tidak pula berupaya untuk mempelajarinya.
Perumpamaan seorang munafiq, namun ia rajin membaca Al-Qur`an adalah seperti buah Raihanah : aromanya wangi namun rasanya pahit. Karena orang munafiq itu pada dzatnya jelek, tidak ada kebaikan padanya. Munafiq adalah : orang yang menampakkan dirinya sebagai muslim namun hatinya kafir –wal’iyya dzubillah-. Kaum munafiq inilah yang Allah nyatakan dalam firman-Nya :
Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari Akhir,” padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah tambah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” [Al-Baqarah : 8 – 10]
Didapati orang-orang munafiq yang mampu membaca Al-Qur`an dengan bacaan yang bagus dan tartil. Namun mereka hakekatnya adalah para munafiq –wal’iyyadzubillah- yang kondisi mereka ketika membaca Al-Qur`an adalah seperti yang digambarkan oleh Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam :

يقرؤون القرآن لا يتجاوز حناجرهم

“Mereka rajin membaca Al-Qur`an, namun bacaan Al-Qur`an mereka tidak melewati kerongkongan mereka.”
Maka Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam mengumpamakan mereka dengan buah Raihanah, yang harum aromanya, karena mereka terlihat rajin membaca Al-Qur`an; namun buah tersebut pahit rasanya, karena jelek dan jahatnya jiwa mereka serta rusaknya niat mereka.
Adapun orang munafiq yang tidak rajin membaca Al-Qur`an, maka diumpamakan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam seperti buah Hanzhalah, rasanya pahit dan tidak memiliki aroma wangi. Inilah munafiq yang tidak memiliki kebaikan sama sekali. Tidak memiliki aroma wangi, karena memang ia tidak bisa membaca Al-Qur`an, disamping dzat dan jiwanya adalah dzat dan jiwa yang jelek dan jahat.
Inilah jenis-jenis manusia terkait dengan Al-Qur`an. Maka hendaknya engkau berusaha agar menjadi orang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an dengan sebenar-benar bacaan, sehingga engkau seperti buah Al-Atrujah, aromanya wangi, rasanya pun enak.
7.      Dari shahabat ‘Umar bin Al-Khaththab radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

(( إنَّ اللهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الكِتَابِ أقْوَاماً وَيَضَعُ بِهِ آخرِينَ )) رواه مسلم .

“Sesungguhnya Allah dengan Al-Qur`an ini mengangkat suatu kaum, dan menghinakan kaum yang lainnya.” [HR. Muslim 269]

Sumber : https://alhaaq.wordpress.com/artikel/hadits-hadist-tentang-keutamaan-membaca-al-quran/

Selasa, 23 Januari 2018

Pengumuman kelulusan calon santri grq (ikhwan ) 2018

Assalamu'alaikum wr.wb
Segala puji bagi Allah yang selalu menuntun kita pada jalan hidayahnya.
Shalawat dan salam kepada baginda Rasulullah saw yang mengajarkan ilmu menuju akhirat.
Setelah melalui prosedur testing beberapa hari lalu (tgl 17-20 Januari 2018)
team seleksi menetapkan bahwa yang LULUS dan berhak maju pada tahap kesiapan perjanjian MOU adalah nama2 berikut :
1. Rafiqie Aftafadilah (Jambi, 20-09-1995)
2. Nasir Cahya Pratama (Garut, 31-10-1994)
3. Hidayatul Mustopa (Karawang, 25-10-1998)
4. Sya'ban Laba (NTT, Alor, 17-11-1999)

Selamat bergabung di Generasi Rabbani Qurani bagi yang lulus.
Dan yang belum insyaAllah akan di pertemukan dengan jalan dan tempat yang lebih baik.
Jazaakumullahu khoir bagi semuanya, semoga Allah selalu memberkati setiap detik waktu yang terlewati.
Hormat kami.
GRQ


Rabu, 17 Januari 2018

Pondok Tahfizh GRQ menyelenggarakan Rihlah Quraniah sebelum liburan Panjang semester ke 1


Pondok tahfizh GRQ kembali menyelenggarakan agenda rutin akhir tahun yaitu Rihlah Quraniah pada tanggal 15-16 Januari 2016, agenda ini sebagai bentuk hadiah bagi santri yang telah mentasmikan hafalannya 30 juz pada bulan desember 2017.

Foto Pondok Tahfizh GRQ beasiswa 30 juz.

Foto Pondok Tahfizh GRQ beasiswa 30 juz.

Foto Pondok Tahfizh GRQ beasiswa 30 juz.

Kamis, 11 Januari 2018

INFORMASI TEST SELEKSI SANTRI GRQ



Assalammualaikum, 
Kami ucapkan terimakasih  sudah mendaftarkan diri sebagai calon santri GRQ ( khusus ikhwan ) 2018. 
Kami informasikan untuk tahap berikutnya seleksi yang akan di selenggarakan pada tanggal : 
=========
 17 JANUARI 2018 ( UJIAN TAHSIN ) 
=========
 18 – 20 ( UJIAN TAHFIZH ) 
=========
 TGL 21 ( WAWANCARA ) ( diharapkan santri datang Bersama orang tua ), 
==========================================
catatan 1 : 
- untuk yang di luar pulau jawa untuk seleksi via video call, ( +62 821-8800-8642  Ust Hanif habibulloh )
Catatan 2 :
- Peserta menginap selama proses seleksi
- Membawa baju gamis putih, dan baju selama seleksi
- Membawa al quran hafalan masing2
- Membawa peralatan mandi masing2
- Pengumuman kelulusan pada tanggal 23 Januari 2018
======================================
- Makan & asrama akan disediakan oleh Pondok Tahfizh GRQ  
-Peserta harus hadir pada tanggal 17 januari, pada jam 08.00 ( dimulai seleksi )

Selasa, 02 Januari 2018

Pondok Tahfizh GRQ melahirkan hafizh qur'an ke 38 sekaligus penutupan Tasmi 30 Juz


Alhamdulillah dengan pertolongan Allah swt - pada tanggal 31-12-17 Telah lahir kembali Hafiz - PONDOK TAHFIZH GRQ :
Nama : Rahman Hakim
Usia : 20 tahun
Asal : Kebumen
Data Tasmi' : 30 Juz
Khatam : 2 Tahun
Telah Khotam Menghapal Quran 30 Juz (santri ke 38 yang KHOTAM dlm PROGRAM TAHFIZH BEASISWA 30 JUZ ) Sempga menjadi Hafiz ,da'i , Mujahid, menambah keberkahan pd dirinya keluarga, umat, bangsa dan dakwah.

diacara haflah ini Pondok Tahfizh GRQ sekaligus menutup agenda GEBYAR PEKAN PARADE TASMI 30 JUZ yang digelar pada tanggal 16-17 Des 17, 23-24 Des 17, 30-31 des 17, berikut galery moment-moment penutupan gebyar pekan parade tasmi 30 juz Desember 2017.








Sabtu, 30 Desember 2017

Pekan Ke 3 Parade tasmi 30 Juz Pondok tahfizh GRQ

Bismillah
"GEBYAR PARADE TASMI SANTRI GRQ " pekan ke tiga, Sabtu 30 Desember 2017  oleh ananda Rahman Hakim asal Kebumen  sedang berlangsung mentasmikan 30 JUZ nya.

 Juz 3 sdh dilalui. .. Ya Robb mudahkanlah kami utk senantiasa bersama quran.  membaca,  menghafalkan  dan mengamalkannya.

Semoga setiap ayat yang dibacakannya memberikan keberkahan kpd kita semua. .. Terimakasih atas segala kontribusinya semoga Alloh membalas dgn pahala yg terus mengalir. .. !

Donasi TAHFIZH BEASISWA 30 Juz
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani
> Bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no.  0033642393100 
> BRI no   074901024530532


Jumat, 29 Desember 2017

PENERIMAAN SANTRI BARU PONDOK TAHFIZH GRQ ( KHUSUS IKHWAN ) 2018



Bissmillah, Telah dibuka penerimaan santri baru khusus ikhwan 2018 Pondok tahfizh GRQ,
silahkan daftarkan diri anda di melalui  PENDAFTARAN ONLINE / Offline melalui WA ( 085603188957 )



Sabtu, 23 Desember 2017

Gebyar Pekan Parade tasmi 30 juz pekan ke 2


Bismillah
Dgn rahmat dan izin Nya Gebyar Parade Tasmi 30 juz Pondok Tahfizh GRQ pekan ke dua sdh dimulai.
Diawali dgn tampilnya anak-anak komplek VBI, dilanjutkan dgn motivasi qurani oleh ust Hanif Habibulloh S.Pd.I alhafizh
diteruskan dengan tasmi' 30 juz oleh :
Nama : Hasbiyallah Ahsanu Dzikri
Usia: 14 tahun
Asal: Solokan jeruk, Bandung
Terimakasih sahabat2 pecinta quran atas segala kontribusinya. .. Jazakumullahu Khairon Katsiran
Donasi TAHFIZH BEASISWA 30 Juz
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani
> Bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100
> BRI no 074901024530532


Rabu, 20 Desember 2017

Subhanalloh, Akhirnya Rizki Mudzakar Mengkhatamkan Tasmi 30 Juz 18 Desember 2017


Alhamdulillah bini'matihi tatammush shoolihaat
Segala puji hanya milik Alloh, dengan nikmat Nya sempurnalah seluruh kebaikan. 
Ya Robb terimalah seluruh mujahadah kami...
Ya Robb ampunilah seluruh kelalaian kami... Ya Robb inilah yg bisa kami lakukan hanya kepada Mu bertawakkal. .

Ya Alloh tambahkan terus nikmat Mu ini... sampai kami mendapatkan nikmat surgaMu. ..sampai kami bisa memandang wajahMu. .. Ya Robb tolonglah hamba Mu ini utk senantiasa bisa mengingat Mu, mensyukuri nikmat Mu, dan beribadah dgn sebaik-baiknya. .

Ya Robb jadikan bibir kami senantiasa basah menyebut nama Mu, membaca ayat-ayat Mu,.. sampai akhir hayat kami bisa menyebut nama Mu dan membaca ayat-ayat Mu.. Ya Robb bimbinglah kami utk senantiasa taat pada Mu ..wafatkanlah kami dlm keadaan husnul khotimah 
Ya Alloh jadikan kami dan keluarga kami sbg AHLI QURAN yg merupakan keluarga Alloh dan pilihan Nya. 
Ya Alloh balaslah seluruh kebaikan siapapun yg telah berbuat baik kepada Pondok Tahfizh GRQ dgn pahala yg terus mengalir , jadikan kebaikannya menjadi jalan kebaikan dunia dan akhiratnya 
Ya robb terimalah seluruh kebaikan kami dan ampunilah seluruh dosa dan kesalahan kami. .aamiin 
Terimakasih sahabat2 pecinta quran atas segala kontribusinya. .. Jazakumullahu Khairon Katsiran 
Donasi TAHFIZH BEASISWA 30 Juz 
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani 
> Bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100
 > BRI no 074901024530532



Sabtu, 16 Desember 2017

Gebyar Parade Tasmi' 30 Juz resmi dubuka 16/12/17

Foto Tahfidz.

Bismillah...
Alhamdulillah dengan rahmat Allh swt pada tnggl 16 Des 17 telah di buka agenda GEBYAR PEKAN PARADE TASMI 30 JUZ GRQ oleh DKM ANNUR Bpk Agus susanto, semoga Acara ini penuh dengan keberkahan, kesuksesan Aamiin
kami ucapkan Jazakumullohu khairan katsiran atas dukungannya dari sponsor2 yang berpartisipasi dalam acara tersebut, semoga menjadi amal sholeh yang terus mengalir hingga yaumul akhir Aamiin
                                   Foto Tahfidz.
                                   Foto Tahfidz.

Sabtu, 09 Desember 2017

Agenda Tasmi 20 Juz Oleh Santri GRQ



Bismillah walhamdulillah …
Weekend penuh dengan syukur dan nikmat, sedang berlangsung :
1⃣ Tasmi' 20 juz ( 1-10,21-30 ) oleh Abdulloh Wafiq Asal Riau
Kami ucapkan Jazakumullohu khairan katsiran atas Kontribusinya semoga Alloh membalas dgn pahala yg terus mengalir 🙏🏻
Semoga kita dan keluarga kita dijadikan AHLI QURAN yg merupakan KELUARGA ALLAH DAN PILIHAN NYA
aamiin
Donasi TAHFIZH BEASISWA 30 Juz
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani
> Bjbs no 5170206012086
> Bsm no 7622622623
> bjb no. 0033642393100
> BRI no 074901024530532