GRQ TAHFIZH -->
GRQ UPDATE
JAM BUKA SEKRETARIAT( 08.00 s/d 16.00 WIB)

Yuk Follow

Thursday, April 15, 2021

Jangan Berkata Uff (Ahh) kepada Orang Tua

Jangan Berkata Uff (Ahh) kepada Orang Tua

 

Jangan berkata uff (ahh) kepada orang tua. Apa maksud dari kalimat uff atau ahh?

Allah Ta’ala berfirman,

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS. Al-Isra’: 23)


Kata Imam Ibnu Jarir Ath-Thabari rahimahullah yang dimaksud dengan ayat di atas,

فلا تؤفف من شيء تراه من أحدهما أو منهما مما يتأذّى به الناس، ولكن اصبر على ذلك منهما، واحتسب في الأجر صبرك عليه منهما، كما صبرا عليك في صغرك

“Janganlah berkata ah, jika kalian melihat sesuatu dari salah satu atau sebagian dari keduanya yang dapat menyakiti manusia. Akan tetapi, bersabarlah dari mereka berdua. Lalu raihlah pahala dengan bersabar pada mereka sebagaimana mereka bersabar merawatmu kala kecil.” (Tafsir Ath-Thabari, 15:82)

Mengenai maksud berkata uff (ah) dalam ayat, dikatakan oleh Ibnu Jarir Ath-Thabari,

كلّ ما غلظ من الكلام وقبُح

“Segala bentuk perkataan keras dan perkataan jelek (pada orang tua, pen.).” (Tafsir Ath-Thabari, 15:82)


Read More

Wednesday, April 14, 2021

10 AMALAN DI BULAN RAMADHAN

10 AMALAN DI BULAN RAMADHAN

 


1. Melakukan Sahur

Dalam hadist Riwayat Al-Bukhari diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiallahu'anhu, bahwa Rasullulah Shallahu'laihi wa sallam bersabda: "Bersahurlah kalian, karena pada santap sahur itu ada keberkahan."

Rasullullah SAW juga bersabda bahwa makan sahur merupakan berkah dan dianjurkan untuk tidak meninggalkannya, walaupun hanya minum setenggak air. Allah dan para malaikat mendoakan orang yang makan sahur. Sahur memiliki keberkahan sendiri, karena dapat membuat orang puasa menjadi kuat dan terasa ringan untuk menjalankannya.

2. Mengaji Al-Qur'an dan mengkhatamkannya

Bulan Ramadhan adalah bulan dimana Al-Qur'an diturunkan. Oleh karena itu mengaji atau tadarus adalah amalan sunnah di bulan puasa Ramadhan yang sangat dianjurkan.

Berikut adalah hadist mengenai tadarus

وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ

"Jibril menemuinya pada tiap malam malam bulan Ramadhan, dan dia (Jibril) bertadarus Al-Quran bersamanya. (H.R. Bukhari No. 3220)

3. Bersedekah

Bersedekah saat Ramadhan juga merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Rasul. Kedermawanan beliau diibaratkan seperti angin berhembus. Menurut HR Bukhori, Rasul adalah manusia yang paling dermawan dan kedermawanannya meningkat saat Ramadhan apalagi Jibril dating menemuinya.

4. Berbagi Makanan kepada Orang yang Berbuka Puasa

Berbagi makanan kepada orang yang berbuka puasa merupakan amalan sunnah di bulan puasa Ramadhan. Hal ini diriwayatkan dalam hadist HR. At-Tirmidzi:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

"Barang siapa yang memberikan makanan untuk berbuka bagi orang berpuasa maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana orang tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang itu.

5. Perbanyak Berdoa

Dalam hadist yang diriwayattkan Abu Hurairah terdapat tiga doa yang tidak akan pernah ditolak oleh Tuhan. Ketiga orang tersebut adalah doa orang yang berpuasa sampai dia berbuka, doa dari pemimpin yang adil, dan doa orang yang teraniaya. Oleh karena itu saat bulan Ramadhan perbanyaklah berdoa, niscaya akan dikabulkan oleh Allah.

6. Menyegerakan Berbuka Puasa

Menyegerakan berbuka puasa adalah hal yang mudah dilakukan untuk memperoleh amalan. Hal ini terdapat dalam HR. Al-Baihaqi :

كان أصحاب محمد صلى الله عليه و سلم أعجل الناس إفطارا وأبطأهم سحورا

"Para sahabat Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam adalah manusia yang paling bersegera dalam berbuka puasa, dan paling akhir dalam sahurnya".

7. Iktikaf

Iktikaf adalah berdiam diri di dalam masjid dalam rangka untuk mencari ridha Allah dan intropeksi diri atas perbuatan-perbuatannya. Saat pandemi, beriktikaf menurut Quraish Shihab yang dilansir dari pemberitaan di detik pada (24/4/20), iktikaf dapat dilakukan di rumah. Karena tujuan dari iktikaf itu sendiri adalah merenung. Quraish juga menambahkan bawasannya dalam menjalankan iktikaf harus melihat substansinya yaitu merenung, intropeksi diri, dan muhasabah. Hal tersebut tidak harus dilakukan di masjid dapat juga di rumah. Jika ingin melakukan iktikaf di masjid harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

8. Menahan untuk Berbicara Kasar

Menurut hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwasannya Nabi bersabda bahwa puasa bukan hanya untuk menahan diri dari makan minum saja. Melainkan juga untuk menahan dri dari kata-kata laghwu dan rafats. Laghwu adalah perkataan tidak berfaedah sedangakan rafats adalah perkataan jorok.

9. Umrah

Umrah selama pandemi harus menunaikan izin dari otoritas setempat. Menurut pemberitaan dari yang dikutip dari detik pada (9/4/21) jika tidak mendapatkan izin saat umroh akan mendapatkan denda yang cukup banyak. Syarat-syarat umroh selama pandemic yaitu melakukan vaksinisasi dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Jemaah juga tidak boleh menambahkan anak sebagai pendamping.

10. Qiyam Ramadhan

Qiyam Ramadhan yaitu melakukan ibadah sholat tarawih dan sholat malam lainnya. Selama pandemi sholat tarawih dapat dilakukan di rumah dengan memperhatikan beberapa persyaratan jika ingin mengikuti sholat tarawih di masjid dapat mengikuti protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Berikut adalah hadist mengenai sholat tarawih:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, bahwa Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang salat malam pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap ganjaran dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu. (HR. Bukhari No. 37, Muslim No. 759)

Itu tadi adalah macam-macam amalan sunnah di bulan puasa Ramadhan yang dapat dilakukan. Jangan lupa mengerjakan amalan-amalan tersebut ya Sahabat Hikmah.


Read More

Monday, April 5, 2021

Hafizhah ke 68 Pondok Tahfizh GRQ - Widhiya Novita

Hafizhah ke 68 Pondok Tahfizh GRQ - Widhiya Novita


Bismillah . . .


Alhamdulillah dengan pertolongan ALLAH SWT, pada hari Sabtu, 3 April 2021

*Whidiya Novita*
Usia 20 Tahun, Asal Bandung

Selesai menyetorkan hafalan terakhirnya dalam HAFLAH MUBAROKAH KHATAM 30 JUZ
Menghafal selama 1 Thn 9 bulan dan telah mentasmikan hafalannya sebanyak 25 juz (santri ke 68 yang KHATAM dalam PROGRAM TAHFIZH 30 JUZ )

Semoga menjadi hafizhah, da'iah. mujahidah menambah keberkahan pd dirinya keluarga, umat, bangsa dan dakwah.

Kami ucapkan terimakasih yg tak terhingga kepada para donatur & siapapun yg berkontribusi untuk PROGRAM TAHFIZH QURAN ini, Smg rizki terbaik yg Bpk/ ibu infakkan untuk MENCETAK AHLI QURAN diganti oleh ALLAH dgn yg lebih baik. menjadi amal jariah yg terus mengalir, diberkahi kehidupannya, diangkat derajatnya, disucikan jiwanya. dimudahkan urusannya


YA ALLAH jadikan kami dan keluarga kami sbg AHLI QURAN...aamiin!
Salam Jafar Sidiq - Pembina Pondok GRQ
Donasi TAHFIZH GRQ
a.n Yayasan Generasi Rabbani Qurani melalui:
>bjbs no 5170206012086
>Bsm no 7622622623
>bjb no 0033642393100
>BRI no 074901024530532

Kpnfirmasi donasi : https://linktr.ee/grqtahfizh

https://www.facebook.com/pondoktahfidz30juz/
www.grqtahfizh.com
http://www.instagram.com/generasirabbaniqurani
https://www.youtube.com/c/GrqChannel22
.
.
.
#haflah30juz #pondokquran #pondokgrq #pondoktahfidz #pondokcileunyi #pondokbandungtimur #pondokbandungbarat #pondokareacileunyi #pondokjawabarat #pondokterbaik #ayomondok #santrimutqin
Read More

Friday, April 2, 2021

5 Amalan Di hari Jumat

5 Amalan Di hari Jumat

 


Sunah merupakan perbuatan, perkataan, sikap, maupun kebiasaan yang bersumber dari Rasulullah SAW. Dalam agama Islam, umat muslim yang menerapkan sunah dalam kehidupannya akan mendapatkan pahala dan bila ditinggalkan juga tidak menimbulkan dosa.

Ada banyak macam sunah yang dianjurkan untuk diamalkan. Salah satunya sunah Jumat, hari yang istimewa dalam Islam. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam hadis:

 Dari Abu Hurairah m RA, Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baiknya hari yang padanya terbit matahari adalah hari Jumat. Pada hari itulah saat diciptakannya Adam, dimasukkannya ia ke surga, dan dikeluarkannya dari surga.” (HR. Muslim) 

 Amalan sunah yang dikerjakan bertujuan untuk memuliakan hari Jumat sehingga sayang apabila dilewatkan begitu saja. Terlebih, akan ada banyak berkah dan nilai pahala di dalamnya. 

 1. Membaca surat Al-Kahfi 10 ayat pertama dan 10 ayat terakhir

Amalan sunah pertama yang sebaiknya ditunaikan di hari Jumat, yaitu membaca surat Al-Kahfi. Surat ini memiliki arti "Para Penghuni Goa" dan terdiri atas 110 ayat. Surat Al-Kahfi termasuk golongan surat Makkiyyah.

 Membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat memiliki keutamaan yang luar biasa. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam sebuah hadis berikut ini.

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat, maka ia akan disinari cahaya antara dirinya dan Ka’bah.” (HR. Ad Darimi) 

 2. Membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan saat salat Subuh di hari Jumat.

Amalan berikutnya yang dianjurkan untuk dikerjakan pada hari Jumat, yaitu membaca surat As-Sajdah dan surat Al-Insan ketika salat Subuh. Baik saat menunaikan salat Subuh sendirian maupun salat berjamaah.

Surah As-Sajdah adalah surah ke-32 dalam Alquran sementara surah Al-Insan adalah surah ke-76. Adapun hadis yang menganjurkan untuk membaca kedua surah ini ialah:

 “Rasulullah SAW membaca ‘alif lamim tanzil..’ (surat As-Sajdah) pada rakaat pertama salat Subuh di hari Jumat. Sementara pada rakaat kedua, beliau membaca ‘hal atâ ‘alal insâni…' (surat Al-Insan).” (HR. Muslim).

Surat As-Sajdah dibaca secara lengkap pada rakaat pertama setelah membaca surat Al-Fatihah. Sementara surat Al-Insan juga dibaca secara lengkap saat rakaat kedua. Jadi, bukan dibaca sebagian ayatnya saja. 

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, berkata:

“Bahwasanya Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam biasa membaca pada salat Subuh di hari Jumat dengan الم تَنْزِيلُ (surat as-Sajdah) pada rakaat pertama. Sedangkan pada rakaat kedua هَلْ أَتَى عَلَى الإِنْسَانِ حِينٌ مِنْ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا (surat Al-Insan).”

(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

 3. Perbanyak memanjatkan doa

Ajarkanlah anak mama untuk memperbanyak membaca doa pada hari Jumat. Hal ini karena Jumat adalah hari yang mustajab untuk memanjatkan doa. 

 Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam sebuah hadis. Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Di hari Jumat terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim tepat pada saat itu berdiri salat meminta sesuatu kepada Allah, melainkan Allah pasti memberikan apa yang ia minta.” Beliau pun mengisyaratkan dengan tangannya untuk menggambarkan sedikitnya (sebentarnya) waktu tersebut. (HR. Bukhari dan Muslim) 

 Membaca doa di hari Jumat ini dapat dilakukan pada siang dan malam hari. 

Imam al-Syafi’i berkata, “Telah sampai hadits kepadaku bahwa doa diijabah pada malam Jumat dan ini bisa diqiyaskan dengan siang harinya.”

 4. Perbanyak bacaan sholawat Nabi

Pada hari Jumat, disunahkan untuk memperbanyak membaca sholawat Nabi. Membaca sholawat merupakan salah satu tanda kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW.

Jadi, ajarkanlah anak untuk membaca sholawat Nabi dengan sungguh-sungguh dan hati yang ikhlas. Keutamaan membaca sholawat di hari Jumat telah dijelaskan dalam hadis. 

Rasulullah SAW bersabda, “Perbanyaklah sholawat kepadaku pada setiap Jumat. Karena sholawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jumat. Barangsiapa yang banyak bersholawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi)

Pada hadis lainnya juga disebutkan bahwa, membaca sholawat di hari Jumat akan bernilai pahala yang berlipat ganda.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim)

5. Mandi dan memakai wewangian bagi laki-laki yang sudah baligh

Jumat menjadi hari yang istimewa dan mulia. Pada hari Jumat, setiap laki-laki muslim yang telah akil baligh harus melaksanakan salat Jumat secara berjamaah di masjid. 

Namun, sebelum menunaikan salat Jumat, seorang laki-laki muslim dianjurkan untuk mandi agar seluruh kotoran hilang dan memakai wewangian. Seluruh amalan sunah ini telah dijelaskan dalam sebuah hadis.

Dari Salman Al Farisi, Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Apabila seseorang mandi pada hari Juat, dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak dan harum-haruman dari rumahnya kemudian ia keluar rumah, lantas ia tidak memisahkan di antara dua orang, kemudian ia mengerjakan salat yang diwajibkan, dan ketika imam berkhutbah, ia pun diam, maka ia akan mendapatkan ampunan antara Jumat yang satu dan Jumat lainnya.” (HR. Bukhari)

 

Read More
Google Maps

Alamat Kami